Belajar dan Berbagi

Resep, Tips dan Peluang Usaha Sekitar Kita

Tag: pupuk kompos

Cara Pembuatan Kompos Padat Dari Bahan Dapur Rumahan

Tahukah Anda cara membuat kompos dari sampah rumah tangga? Anda benar-benar tahu bahwa pupuk dibutuhkan agar tanaman bisa tumbuh subur. Dibandingkan pupuk kimia, lebih banyak masyarakat yang memilih menggunakan kompos karena manfaatnya yang banyak.

Kompos adalah pupuk alami yang berkualitas tinggi dan sangat baik untuk ditanam. Pasalnya, kompos berasal dari sampah organik alami, seperti sayuran bekas atau sisa makanan. Bahan organik tersebut tidak hanya aman bagi tanaman, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas hasil.

Anda bisa dengan mudah membuat kompos sendiri di rumah dari limbah rumah tangga. Membuat kompos dari sampah rumah tangga tidaklah rumit, Sebelum Anda langsung ke laporannya, Anda perlu mengetahui jenis sampah apa yang cocok untuk kompos.

 

Sampah yang Bisa dan Tak Bisa Dijadikan Pupus Kompo

Meskipun dapat dibuat dari sampah rumah tangga, namun bukan berarti semua jenis sampah dapat dijadikan bahan untuk membuat pupuk organik. Hanya pupuk kompos yang terbuat dari jenis sampah terbaik yang bisa memiliki kualitas tinggi.

Beberapa sampah organik yang dapat diubah menjadi pupuk kompos ini di antaranya ialah:

  • Sampah sisa makanan mulai dari sayur-sayuran hingga daging busuk;;
  • Kertas bekas maupun tisu yang sudah tak terpakai lagi;
  • Dedaunan serta rumput;
  • Potongan kayu;
  • Bumbu dapur kadaluarsa;
  • Bulu hewan yang rontok;
  • Debu dari belakang lemari es;
  • Potongan rambut;
  • Hingga kotoran hewan peliharaan.

Tentunya sampah ini berjenis organik alias dapat didaur ulang ya, Sahabat 99!

Ada juga nih beberapa sampah daur ulang rumah tangga namun tak bisa dimanfaatkan untuk membuat pupuk kompos.

Pupuk organik ini bisa dipakai untuk pupuk tanaman hias, pupuk sayuran, hingga pupuk tanaman buah.

Bahan-bahan ini di antaranya ialah:

  • Minyak goreng;
  • Tumbuhan yang terkenan penyakit;
  • Kertas kado metalik;
  • Kacang walnut;
  • Boks minuman yang dilapisi bahan metal;
  • Kaca; dan
  • Boks kardus makanan bertekstur greasy (seperti boks pizza).

Setelah mengetahui bahan mana yang bisa dan tak bisa dipakai, mari lanjut membahas cara membuat pupuk kompos dari bahan-bahan tersebut.

 

Cara Membuat Pupuk Kompos dari Sampah Organik Rumah Tangga

 

Ketika memutuskan untuk membuat pupuk kompos, tentu kita membutuhkan alat dan bahan yang tepat. Kira-kira apa saja ya alat dan bahan untuk membuat pupuk?

pembuatan kompos padat

 

Tak sulit, kamu hanya perlu menyiapkan alat dan bahan berikut:

Alat Membuat Pupuk Kompos

Bahan Membuat Pupuk Kompos

  • Sampah rumah tangga (bisa sisa makanan atau bekas sayuran)
  • Tanah
  • Air secukupnya
  • Arang sekam
  • Cairan pupuk EM4 sebagai tambahan

Bagaimana?

Alat dan bahannya bisa kamu temukan di rumah bukan?

Langkah Membuat Pupuk Kompos

Tak sabar membuat pupuk sendiri?

Yuk kita ikuti segera cara membuat pupuk kompos berikut ini.

  1. Siapkan sampah rumah tangga yang akan diolah menjadi pupuk kompos.
  2. Pisahkan sampah organik (sisa makanan/dedaunan) dengan sampah plastik. Sampah organiklah yang nantinya akan digunakan sebagai pupuk kompos.
  3. Siapkan wadah berukuran besar untuk membuat pupuk kompos. Jangan lupa bahwa wadah harus dilengkapi dengan penutup agar pupuk yang dibuat tidak akan terkontaminasi.
  4. Masukkan tanah secukupnya ke dalam wadah yang telah diisi dengan sampah organik. Ketebalannya bisa kamu sesuaikan dengan wadah dan banyaknya sampah organik.
  5. Siram permukaan tanah tersebut menggunakan air secukupnya.
  6. Masukkan sampah organik yang sudah disiapkan ke dalam wadah.
  7. Pastikan sampah disimpan secara merata. Sebisa mungkin ketebalan sampah setara dengan ketebalan tanah
  8. Masukkan lagi tanah ke dalam wadah. Kali ini tanah berperan sebagai penutup sampah.
  9. Tutup wadah dengan rapat dan biarkan sekitar tiga minggu.

Perhatikan hal ini saat membuat pupuk kompos sendiri di rumah:

  • Pastikan wadah pembuat pupuk kompos tidak terkontaminasi oleh air hujan dan hewan.
  • Pastikan juga wadah tak terkena paparan sinar matahari.

Kalau semuanya sudah dilakukan, kini kamu bisa langsung menggunakan pupuk organik ini untuk bercocok tanam di rumah.

Sekarang anda bisa menggunakan mesin pencacah kompos agar mempermudah pekerjaan anda dalam pembuatan pupuk kompos,dan masih banyak berbagai mesin kebutuhan anda di grosir mesin

Cara Mengolah Sampah Menjadi Pupuk Super Serbaguna

Saat ini sampah dipandang sebagai salah satu penyebab masalah atau bencana di Indonesia . Banyak masalah yang disebabkan oleh sampah . Semua itu terjadi karena kurangnya kesadaran dari manusia dalam pentingnya peduli dalam pengolahan sampah . Padahal jika dimanfaatkan dengan baik sampah ini memiliki banyak manfaat lain, dan salah satu cara pemanfaatanya dengan cara mengolah sampah menjadi pupuk.

Dengan mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos maka akan menghasilkan banyak manfaat,salah satunya yakni membuat tumbuhan atau tanah kita menjadi lebih subur,dan masih banyak manfaat lainya.

 

Cara Mengolah Sampah Menjadi Pupuk Super Serbaguna

 

Oleh karena itu pada artikel kali ini akan berisi pemanfaatan sampah dengan cara cara mengolah sampah menjadi pupuk. Semoga ilmu yang akan dibagikan dibawah ini bisa diterapkan atau dimanfaatkan dengan baik oleh kita semua.

Sebelum masuk ke cara mengolah sampah menjadi pupuk . Mari kita ketahui terlebih dahulu apa itu sampah organik dan pupuk kompos. Anda juga dapat mengecek artikel berikut cara mengolah sampah organik untuk menambah referensi anda dalam pengolahan sampah yang baik dan benar.

Pengertian Sampah Organik

 

Sampah organik adalah bahan bahan yang sudah dibuang dan sudah tidak terpakai yang berasal dari hasil produk berbahan dasar hayati yang mudah terdegradasi oleh mikroorganisme . Proses degradasi oleh mikroorganisme berlangsung secara alami.Sampah Organik dapat dimanfaatkan kembali dengan dijadikan pupuk kompos yang berguna menyuburkan tanaman.

 

Pengertian Pupuk Kompos

 

Pupuk adalah bahan yang dibutuhkan oleh tanaman baik diperkebunan atau pertanian untuk menyuburkan tanah. Bertujuan agar tanaman menjadi lebih subur dan tidak layu karena unsur hara yang tercukupi.

Kompos merupakan pupuk yang terbuat dari sisa hewan yang sudah mati baik hewan atau tumbuhan yang sudah dibusukkan oleh organisme pengurai atau dekomposer. Organisme pengurai dapat berupa mikroorganisme ataupun makroorganisme.

 

Kandungan Pupuk Kompos

 

Pupuk Kompos memiliki banyak kandungan  yakni unsur hara MAKRO ( N, P, k, Ca, Mg, S ) dan hara MIKRO ( Fe, Cu, Mn, Mo, Zn, Cl, B ).  Namun jika di bandingkan dengan pupuk kimia buatan, kandungan haranya lebih rendah, sehingga diperlukan pupuk kompos yang banyak dalam pengaplikasiannya.

Dan juga pada kompos terdapat  kandungan senyawa asam humat dan asam fulfat yang bermanfaat  untuk memicu pertumbuhan tanaman.

 

Cara Mengolah Sampah menjadi Pupuk kompos

  1. Pertama, persiapkan bahan bahan dari sampah organic seperti sampah dedaunan, sisa hasil pertanian, sampah sisa hasil rumah tangga,kotoran hewan,dll.
  2. Selanjutnya, Cacah cacah sampah organik menjadi bagian yang kecil – kecil,Supaya lebih mudah dan menghemat waktu dan tenaga pencacahan sampah dapat menggunakan alat atau mesin pencacah kompos.
  3. Jika sudah diubah menjadi potongan yang kecil kecil, selanjutnya campurkan potongan sampah tersebut dengan kotoran hewan bisa kotoran kambing atau sapi dengan perbandigannya 3:1 oke.
  4. Jika sudah Tambahkan setengah gelas atau sesuai bahan sampah tadi dengan larutan gula. Larutan gula ini bisa dibuat dari air dan gula pasir.
  5. Selanjutnya tambahkan kembali bahan pupuk dengan takaran 10 ml bakteri EM4. Aduk aduk sampai lembab atau basah.
  6. Untuk penutup, masukkan bahan pupuk kedalam wadah seperti bak atau plastik berukuran besar kemudian ditutup dengan rapat.

Pupuk kompos akan bisa digunakan untuk tumbuhan setelah difermentasi selama 2 – 3 bulan, dan setiap 2 minggu bahan pupuk dibolak balik supaya prosesnya lebih cepat . Beri air sedikit agar kelembapan bahan pupuk dapat terjaga dengan baik.

Demikian dari artikel kali ini,semoga informasi diatas dapat anda terapkan dengan baik dengan harapan dapat memberikan manfaat kembali ke kita.

Terimakasih telah membaca artikel ini.

Cara Membuat Kompos dari Daun yang Ramah Lingkungan

Daun daun yang biasa kita lihat berserakan dijalan siapa sangka bisa menghasilkan pendapatan lebih jika kita mampu mengolahnya dengan baik.Misalnya dengan cara membuat kompos dari daun,kompos hasil pengolahan daun tersebut selain dapat menyuburkan tanah kita juga dapat memberikan pendapatan lebih jika kompos daun diperjual belikan.

 

Cara Membuat Kompos dari Daun Ramah Lingkungan

 

Maka dari itu pada artikel kali ini akan berisi cara membuat kompos dari daun ramah lingkungan yang dapat kalian coba dirumah .Sebelum itu,mari kita pahami terlebih dahulu tentang kompos dan kandunganya.

Kalian juga dapat melihat referensi lain tentang pengolahan pupuk kompos pada artikel cara pembuatan kompos ini.

 

Pengertian Kompos

 

Kompos adalah pupuk yang dihasilkan atau dibuat dari sisa-sisa mahluk hidup yang sudah mati baik hewan atau tumbuhan yang dibusukkan oleh organisme pengurai. Organisme pengurai  berupa mikroorganisme ataupun makroorganisme.

 

Kandungan Kompos

 

Kompos memiliki banyak kandungan  yakni unsur hara MAKRO ( N, P, k, Ca, Mg, S ) dan hara MIKRO ( Fe, Cu, Mn, Mo, Zn, Cl, B ).  Namun jika di bandingkan dengan pupuk kimia buatan, kandungan haranya lebih rendah, sehingga diperlukan pupuk kompos yang banyak dalam pengaplikasiannya.

 

Cara Membuat Kompos dari Daun

 

  • Pertama tama menyiapkan bahan utama, yaitu ada dua jenis daun.Jenis daun yang harus disiapkan yakni daun basah dan kering, untuk daun basah yang harus disiapkan bisa jenis daun apapun.
  • Pastikan jenis daun basah merupakan jenis daun segar yang sudah tua namun belum kuning.
  • Selain daun basah, kalian juga harus menyiapkan daun kering, untuk daun kering bisa kalian dapatkan dari berbagai tempat, pastikan jenis daun yang kalian kumpulkan merupakan daun bersih.
  • Untuk perbandinga antara daun basah dan daun kering ialah 1 : 3 .
  • Jika semua sudah terkumpul,lalu masukkan ke dalam ember dan cincang daun, usahakan sampai daun menjadi cacahan kecil- kecil, untuk mempermudahnya bisa dengan menggunakan mesin pencacah kompos.
  • Siapkan tanah gembur atau humus yang akan digunakan sebagai pelapis nantinya.
  • Taruh sedikit tanah yang bertujuan sebagai pelapis bagian tanah pada media pengomposan terlebih dahulu.
  • Setelah itu masukkan daun yang sudah dicincang dan lapisi atas daun dengan sedikit tanah.
  • Lalu ulangi tahapan tahapan tersebut sampai daun yang sebelumnya dikumpulkan habis menjadi tidak bersisa.
  • Selanjutnya Padatkan daun dan tanah menggunakan sekop dan siramkan cairan EM4 yang sudah dilarutkan dengan air.
  • Langkah selanjutnya yaitu tutup bagian atas menggunakan plastik ataupun terpal dan tutup menggunakan penutup media dengan rapat lalu biarkan selama 6 minggu.
  • Jaga kelembaban suhu dan sirkulais udara pada proses pengomposan selama 6 minggu.
  • Oleh karena itu harus dilakukan penyemprotan sedikit air setidaknya seminggu sekali dan mengaduk kompos menggunakan cangkul ataupun sekop.
  • Diaduk secara merata bertujuan untuk meratakan proses dari pengomposan.
  • Selesai

 

Nilai Ekonomis Dari Mengolah Sampah Dedaunan

  • Penjualan hasil pengolahan daun seperti pupuk kompos dapat dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan baru bagi masyarakat.
  • Dapat dikerjakan oleh anak-anak hingga dewasa.
  • Dapat mencegah pemcemaran lingkungan.
  • Menghasilkan untung murni karena bahan daun tidak perlu membeli.
  • Dapat meningkatkan ekonomi masyarakat
  • Menciptakan lapangan kerja baru.

 

Demikian dari artikel ini. Dengan artikel ini semoga kita menjadi lebih peduli dengan sampah dedaunan serta tidak selalu memandang buruk sampah dan juga bisa memanfaatkan potensi dari sampah dedaunan tersebut sehingga dapat memberikan manfaat kembali ke kita semua.

Terimakasih telah membaca artikel ini.

Cara Membuat Pupuk Kompos Dari Daun 100% Serbaguna

Daun daun yang berguguran ditanah memang terlihat menggangu dan kesanya tidak berguna atau bikin kotor saja dan dibakar saja.Alih alih dibakar sebenarnya jika kita manfaatkan dengan tepat daun daun tersebut bisa menjadi lebih berguna salah satunya dibuat pupuk.Maka dari itu pada Artikel kali ini akan berisi cara membuat pupuk kompos dari daun .

Anda dapat mengetahui lebih banyak tentang pupuk kompos secara umum dan cara pembuatanya pada artikel berikut cara membuat pupuk kompos .

Bahan Bahan Pupuk Kompos

Pertama-tama sebelum ke proses pembuatanya ialah mempersiapkan bahan bahan untuk cara membuat pupuk kompos dari daun kering terlebih dahulu. Berikut bahan bahan yang diperlukan :

  •  Sekop, alat penyiram air, dan cangkul.
  • Tempat untuk pembuatan pupuk kompos bisa berupa ember dan wadah lainya, tali(bebas asal kuat), kantong mulsa plastik hitam atau kantung plastik hitam juga bisa.
  • Paku,gergaji,martil.
  • Air secukupnya dan Larutan EM4.
  • kayu atau bambu serta terpal untuk bahan pembuatan media pengomposan.

 

Media Pupuk Kompos Dari Daun

Sebelum masuk ke cara membuat pupuk kompos dari daun, mari kita ketahui terlebih dahulu pembuatan media pengkomposan , berikut ketentuan media untuk pupuk kompos:

  • Mula mula, lahan atau ruang untuk lokasi media kompos sebaiknya dipilih tempat yang lembab dan tidak terkena sinar matahari secara langsung.
  • Cari lokasi mudah untuk dijangkau dan luas, ini mempermudah dalam proses penjagaan.
  • Buatlah tempat berbentuk kotak dengan penutup di atasnya menggunakan bambu ataupun kayu dengan berukuran 1 x 2 x 1 m.
  • Selanjutnya membuat kantung pengomposan dari mulsa plastik hitam yang ukurannya sama dengan media.
  • Pada bagian bawah plastik diberi lubangi kecil-kecil untuk penyaringan air,  beri lubangi juga pada bagian samping plastik untuk sirkulasi udara .
  • Selain plastik,kalin juga bisa menggunakan terpal kecil, ikatlah pada tiap ujung plastik ataupun terpal agar tidak jatuh dan agar lebih kuat.

 

Cara Membuat Pupuk Kompos Dari Daun

 

  •  Menyiapkan bahan utama, untuk bahan utama yang digunakan yaitu ada dua jenis daun.Jenis daun yang harus disiapkan yakni daun basah dan kering, untuk daun basah yang harus disiapkan bisa jenis daun apapun.
  • Pastikan jenis daun basah merupakan jenis daun segar yang sudah tua namun belum kuning.
  • Selain daun basah, kalian juga harus menyiapkan daun kering, untuk daun kering bisa kalian dapatkan dari berbagai tempat, pastikan jenis daun yang kalian kumpulkan merupakan daun bersih.
  • Perbandingan antara daun basah dan daun kering yakni 1 banding 3 atau 1:3 .
  • Setelah semua terkumpul, masukkan dalam ember dan cincang daun kecil- kecil, untuk mempermudahnya bisa dengan menggunakan mesin pencacah kompos.
  • Siapkan tanah gembur atau humus yang akan digunakan sebagai pelapis nantinya.
  • Taruh sedikit tanah yang bertujuan sebagai pelapis bagian tanah pada media pengomposan terlebih dahulu.
  • Setelah itu masukkan daun yang sudah dicincang dan lapisi atas daun dengan sedikit tanah.
  • Lalu ulangi tahapan tahapan tersebut sampai daun yang sebelumnya dikumpulkan habis menjadi tidak bersisa.
  • Selanjutnya Padatkan daun dan tanah menggunakan sekop dan siramkan cairan EM4 yang sudah dilarutkan dengan air.
  • Langkah selanjutnya yaitu tutup bagian atas menggunakan plastik ataupun terpal dan tutup menggunakan penutup media dengan rapat lalu biarkan selama 6 minggu .
  • Menjaga kelembaban suhu dan sirkulais udara selama proses pengomposan kurang lebih selama 6 minggu.
  • Untuk menjaga kelembapan suhu kalian bisa menyemprotkan sedikit air dalam kurun waktu minimal seminggu sekali . Lalu mengaduk kompos menggunakan cangkul ataupun sekop yang sudah dipersiapkan.
  • Ratakan proses pengomposan dengan diaduk hingga rata.

 

Demikian dari artikel kali ini,semoga informasi diatas dapat anda terapkan dengan baik dengan harapan dapat memberikan manfaat kembali ke kita.

Terimakasih telah membaca artikel ini.

© 2021 Belajar dan Berbagi

Theme by Anders NorenUp ↑