Artikel kai ini saya akan membahas tentang resep sate lilit bandeng yang mudah dan lembut. Pasti pada penasaran kan? Yuk simak dibawah ini.

1. Pengertian Sate Lilit

Resep Sate Lilit Bandeng

Sate lilit ialah  sate yang berasal dari dewata bali. Sate ini bisa juga dibuat dari daging babi, ikan, ayam, daging sapi bahkan bisa jadi kura-kura yang dicincang, setelah itu dicampur dengan parutan parutan kelapa, santan, jeruk nipis, bawang merah, dan merica.

Daging cincang yang sudah berbumbu setelah itu dilekatkan pada sebuah bambu atau tebu, kemudian dipanggang di atas arang. Tidak seperti sate lainnya yang dibuat dengan tusuk sate yang sempit dan tajam, tusukkan sate lilit ini berbentuk datar dan lebar.

Permukaannya yang lebih luas memungkinkan daging cincang untuk melekat. Istilah lilit dalam bahasa bali dan indonesia yang berarti membungkus, yang sesuai dengan pembuatan sate tersebut.

2. Cara Membuat Sate Lilit Bandeng Yang Mudah dan Lembut

Bahan-Bahan:

  • 1/2 sendok makan air asam
  • 1 butir telur
  • 2 sendok makan minyak goreng
  • 2 lembar daun jeruk, iris tipis
  • 15 batang serai
  • 60 gram kelapa parut
  • 300 gram daging ikan bandeng, cincang halus

Bahan Halus:

  • 1/2 sendok teh ketumbar bubuk
  • 1/2 sendok makan gula merah
  • 1 cm Kunyit, kupas
  • 1 cm kencur, kupas
  • 2 siung bawang putih
  • 1 cm jahe, kupas
  • 4 btr bawang merah
  • 5 buah cabe merah

Cara Memasak Sate Lilit Bandeng:

  1. Panaskan minyak tumis bumbu halus hingga harum. Lalu matikan api dan masukkan kelapa parut, ikan dan daun jeruk. Aduklah hingga merata.
  2. Tambahkan telur, garam dan air asam. Lalu aduklah hingga rata dan angkat
  3. Ambillah satu batang serai beri 2 sendok makan adonan ikan. Setelah itu bentuk dan kepalkan hingga padat. Lakukan sampai adonan habis. Kukus selama 15 menit sampai matang, angkat.
  4. Bakarlah  diatas bara api hingga harum
  5. Angkatlah dan sajikan, Sate Bandeng Lilit siap dinikmati.

3. Awal Mula 

Sate lilit tersebut untuk dihidangkan yang dibuat oleh kaum pria, mulai dari menyembelih hewannya, meracik adonannya, sampai melilit, dan mematangkannya. Membuat sate lilit bagi pria, juga melambangkan kejantanannya. Di masa yang lalu, orang akan bertanya tentang kejantanan seorang pria yang tak bisa membuat sate lilit.

Pada upacara yang besar, sate ini dibuat di balai desa, dikerjakan oleh 50-100 orang pria. Bambu atau pelepah kelapa ini sebagai tempat untuk melilitkan daging yang dibentuk tebal mirip pensil. Jadi bukan dari serai.

Melilitkan sate tersebut  bukan dengan cara menyelubungi tangkai kayunya, tetapi dililit dari atas ke bawah sambil memutar tangkai bambunya sehingga daging terlilit sempurna. Memanggang sate tersebut di masa yang lalu bukan dijajarkan di atas bara api, tetapi ditusukkan satu per satu di ujung batang pisang sebelum dibakar sehingga sate tersebut tak langsung menyentuh api.

Merupakan makanan dalam sesaji umat Hindu Bali pada upacara adat. Salah satunya upacara Caru, penghormatan dan penghargaan kepada para dewa bagi penganut Hindu Bali. Upacara ini bertujuan menjaga keseimbangan alam semesta. Dalam sesaji, jumlah sate yang disajikan harus ganjil, misalnya 3-5 tusuk.

Mengsajikannya tersebut juga diikat menjadi satu, diletakkan di antara 4 jenis lawar. Lawar putih, merah, hijau, dan hitam. Keempat lawar ini menyimbolkan empat arah mata angin. Setiap arah mata angin dijaga dewanya sendiri-sendiri.

Sekian dari resep sate lilit bandeng kali ini yang mudah dan lembut yang dapat anda praktekan dirumah. Menu ini sangatlah sedap dan nikmat sekali karna rasa bandengnya yang begitu tebal dan lembut. Bikin penasaran kan? Mari kita coba yuk biar tidak penasaran. Selamat Mencoba dan Terimakasih.