Mau tau cara mengatur uang gaji perbulan? Simak disini! Kesuksesan keuangan pada seseorang bukan dirasakan dari besarnya uang gaji bulanan yang anda terima, tapi dapat dirasakan dari seefektif apa dia mengatur keuangannya sehingga juga bisa tepat guna dan dapat menjamin kehidupannya selama satu bulan berikutnya.

Jika seseorang tidak memiliki landasan ilmu untuk mengatur uang yang tepat, maka sebesar apapun gaji atau penghasilan yang anda terima  akan cepat habis juga. Berbeda juga dengan orang yang tepat dalam mengatur keuangan gajinya.

baca juga: Ini Dia Cara Mengatur Uang Bulanan Yang Hemat Praktis Dan Sederhana

Seberapa besarpun nominal penghasilan yang anda dapatkan, maka anda akan selalu punya cara untuk mengatur keuangannya. Sehingga uang yang anda miliki akan tepat guna serta mencukupi untuk biaya hidupnya selama sebulan penuh.

Cara Mengatur Uang Gaji Perbulan

1. Biaya Utama

Mau tau cara mengatur uang gaji perbulan? Simak disini! Biaya utama merupakan hal terpenting yang harus teman-teman perhitungkan, karena biaya ini merupakan biaya yang dapat menopang kehidupan semua teman-teman.

baca juga: Berikut Ini Resep Gulali Rambut Nenek Yang Legit Ala Rumahan

Yang termasuk ke dalam kategori biaya utama adalah : uang makan, uang tempat tinggal, biaya kesehatan & biaya akses internet. Berikut yaitu penjelasannya:

A. Uang Makan

Tidak perlu muluk-muluk untuk pengalokasian uang makan, dan tidak perlu mewah yang penting sehat. Cara mengalokasikannya, 1x makan dikali dua atau tiga (tergantung, berapa kali kalian makan setiap harinya). Contoh: sekali makan 15ribu, jika saya makannya 3x dalam sehari, berarti alokasikan dana makan sebesar Rp 45.000,- (ini hanya contoh, setiap orang memiliki perhitungan dan kebiasaan makan yang berbeda-beda). Berarti rumusnya (harga sekali makan) X (jumlah hari dalam sebulan) = … , contoh: Rp 45.000 x 30 = Rp 1.350.000,- (biaya makan dalam sebulan. Sekali lagi ini hanya contoh). Alokasikan dana sebesar itu, jika ternyata masih ada yang lebih, maka sisanya bisa kalian tabung. Namun jika ternyata kurang, maka beri hukuman pada diri sendiri dengan membatasi makan pada hari itu. Intinya melatih untuk kedisiplinan.

 B. Uang Tempat Tinggal

Uang tempat tinggal ini berlaku untuk teman-teman yang tinggal di kosan atau menetap di rumah pribadi yang sedang dicicil. Hal yang perlu diperhitungkan yaitu terkait dengan uang listrik, uang air, uang kebersihan, siskamling (jika ada), dll. Contoh: biaya kosan Rp 500.000,- ; dana listrik Rp 100,000,- ; biaya air Rp 25.000,- ; biaya kebersihan Rp 10.000,- ; berarti total uang tempat tinggal sebesar Rp 635.000,- per bulannya (ini hanya contoh). Intinya detail setiap pengeluaran harus kita ketahui semuanya, agar perhitungan kita tidak meleset dan tidak mengganggu alokasi biaya yang lainnya.

C. Biaya Kesehatan

Biaya kesehatan juga sangat terbantu jika kita memiliki asuransi. Asuransi juga tidak perlu yang besar biaya preminya. Menurut saya secara pribadi menggunakan BPJS saja yang sudah sangat cukup, kecuali jika teman-teman memiliki dana untuk menggunakan asuransi lainnya. Terutama anda akan sangat baik jika asuransinya unitlink. Jadi selain untuk biaya kesehatan, juga untuk tabungan di masa yang akan mendatang. Contoh biaya kesehatan menggunakan BPJS Rp 80.000,- (kurang lebih). Intinya, untuk sehat tidak perlu mahal, mencegah lebih baik daripada mengobati.

D. Biaya Paket Data Internet

Paket data bukan merupakan hal penting, namun untuk saat ini, paket data (internet) merupakan salah satu hal yang penting mesti kita miliki. Selain untuk kelancaran komunikasi juga untuk mempermudah mendapatkan informasi penting di berbagai belahan dunia. Dengan berbagai kegunaannya, saya rasa paket data harus kita masukan ke dalam “Biaya utama”. Dan untuk saat ini, dengan hanya Rp 100.000,- kita sudah bisa memiliki kuota yang cukup besar dan dapat bertahan selama sebulan. Intinya gunakan yang sesuai kebutuhan.

2. Biaya Orangtua

Mau tau cara mengatur uang gaji perbulan? Simak disini! Bagian kedua yang terpenting yaitu “Biaya Orangtua”. Di biaya ini hal yang penting kita tekankan yaitu seberapa besar alokasi dana yang ingin atau harus kita berika kepada orang tua. Jika Orang tua kita masih bekerja, maka kita bisa mengalokasikan dana sekedar untuk menambah atau membantu biaya orang tua. Namun beda ceritanya jika orang tua kita sudah tidak bekerja, maka kita harus menanggung penuh semua biaya hidup mereka.

Akan sangat terbantu jika orang tua kita memiliki anak lebih dari satu, maka teman-teman bisa mulai patungan dengan saudara lainnya untuk membantu biaya hidup orang tua. Jika bisa, bantu cover juga orang tua dengan mendaftarkan asuransi, itu bisa membantu terutama ketika orang tua kita sedang sakit. Kadang ada penyakit yang bisa diobati dengan biaya yang murah, namun tidak sedikit pula yang harus diobati dengan biaya yang mahal, di situlah fungsinya asuransi kesehatan bagi orang tua. Secara sederhana rinciannya yaitu, biaya makan, biaya tempat tinggal, biaya untuk jajan & biaya kesehatan.

Bisa disamakan juga dengan “biaya utama kita secara pribadi”. Dan itu juga sebagai wujud balas jasa kita terhadap mereka atas jasa-jasa mereka selama ini, walaupun tidak mungkin kita dapat mengganti semuanya. Contohnya jika biaya utama orang tua sebesar 3 juta, maka bisa dibagi dengan saudara kita yang lainnya. Sifatnya kondisial, jika kita tidak mampu, maka bantulah mereka semampu kita. Mudah-mudah Tuhan melapangkan rezeki kita, amin.

Simpanlah uang di brankas dan gunakan brankas yang berkualitas tinggi.