Pada kesempatan ini kita akan membahas soal macam macam limbah rumah tangga. Apa itu limbah rumah tangga, limbah rumah tangga adalah limbah yang dihasilkan dari suatu kegiatan rumah tangga. Secara garis besar sumber limbah tangga terbagi menjadi 3 yaitu,limbah organik, anorganik dan B3 :

Limbah Rumah Tangga Organik

Pertama adalah Limbah Organik, limbah organik adalah limbah yang dapat diuraikan kembali oleh suatu bakteri. Secara umum Pengertian dari Limbah Organik itu sendiri berasal dari berbagai macam sisa aktivitas Manusia, Hewan, ataupun Tumbuhan.

Limbah Organik atau sampah organik sendiri dapat didaur ulang menjadi berbagai macam hal, misalnya kotoran hewan atau manusia yang dapat dijadikan sebagai sumber gas.

Nah Gas tersebut nantinya dapat menjadi salah satu alternatif energi gas yang bisa digunakan sebagai salah satu keperluan rumah tangga, misalnya memasak.

Tak hanya dibuat gas, limbah organik dapat pula diolah menjadi pupuk ataupun kompos yang berguna merawat tanaman agar lebih subur, bahkan sudah terbukti akurat bahwa tanaman yang diberikan Pupuk dari limbah organik hasilnya akan lebih bagus.

Contoh Limbah Organik :

  1. Dedaunan
  2. Kotoran hewan
  3. Kotoran manusia
  4. Sisa sayuran
  5. Kulit pohon
  6. Tulang hewan,dll

Limbah Rumah Tangga Anorganik

Selanjutnya adalah Limbah Anorganik, limbah anorganik adalah jenis sampah yang tersusun dari bahan-bahan yang sulit terurai secara biologis, sehingga penghancurannya sendiri membutuhkan waktu yang sangat lama.

limbah anorganik biasanya terbuat dari jenis bahan yang tidak dapat diperbaharui seperti halnya mineral dan minyak bumi, atau proses industri. Nah limbah anorganik sendiri dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu anorganik lunak dan keras.

A). lunak

Limbah anorganik lunak ialah limbah yang terdiri dari kandungan bahan-bahan yang lentur dan mudah dibentuk atau diolah secara sederhana. Misalnya seperti:

  1. Plastik ( bungkus makanan, sedotan, botol, dan lain- lain)
  2. Bekas kemasan minuman maupun makanan (botol, bungkus makanan, bungkus minuman, dan lain- lain)
  3. Kain perca (sisa kain perca)

B). Keras

Sedangkan untuk Limbah anorganik keras ialah sampah yang tersusun dari bahan- bahan yang keras dan tidak mudah untuk dihancurkan. Misalnya seperti:

  1. Kaleng (kaleng minuman, kaleng makanan, dan lain- lain)
  2. Kaca (sisa penggunaan kaca rumah, kaca lampu, dan lain- lain)

Limbah Rumah Tangga B3

Nah yang terakhir adalah limbah B3, b3 sendiri merupakan akronim dari bahan beracun dan berbahaya. Oleh karena itu pengertian limbah B3 dapat diartikan sebagai buangan atau limbah yang sifat dan konsentrasinya mengandung zat yang beracun dan berbahaya sehingga secara langsung maupun tak langsung dapat mengganggu kesehatan, merusak lingkungan, dan mengancam kelangsungan hidup manusia serta organisme lainya.

Limbah B3 tak hanya dapat dihasilkan dari suatu kegiatan industri. Kegiatan rumah tangga pun dapat menghasilkan beberapa limbah jenis ini. Beberapa contoh limbah B3 hasil dari kegiatan rumah tangga domestik:

  1. Pengharum ruangan
  2. Pemutih pakaian
  3. Deterjen pakaian
  4. Pembersih kamar mandi
  5. Pembesih kaca/jendela
  6. Pembersih lantai
  7. Pengkilat kayu
  8. Pembersih oven
  9. Pembasmi serangga
  10. Lem perekat
  11. Hair spray
  12. Dan batu baterai

Jenis Limbah B3

Limbah B3 sendiri berdasarkan sumbernya dapat dibedakan menjadi 3 jenis yaitu :

  1. Sumber tidak spesifik. Jenis Limbah ini tidak berasal dari proses utama,tetapi dari kegiatan pemeliharaan alat, inhibitor korosi, pelarutan kerak, pencucian, pengemasan dan lain-lain.
  2. Sumber spesifik. Sedangakan untuk Limbah ini berasal dari proses suatu industri (kegiatan utama).
  3. Sumber lain. Nah untuk jenis Limbah ini berasal dari sumber yang tidak diduga, contohnya produk kedaluwarsa, sisa kemasan, tumpahan, dan buangan produk yang tidak memenuhi spesifikasi.

Penanganan Limbah Rumah Tangga

Limbah Organik

Pengelolaan limbah organik yang berasal dari makhluk hidup dapat  dijadikan sebagai pakan ternak,kompos,Biogas .dan didaur ulang sebagai bahan kerajinan.

  1. Makanan ternak. Sampah organik seperti sayur-sayuran (misal : tomat,kentang,kangkung,kubis,kol,sawi,dll) maupun buah-buahan(buah- buahan sisa,maupun buah kualitas buruk ) biasannya dimanfaatkan untuk pakan kambing,itik,ayam,sapi,kelinci dll.Hal ini sangat menguntungkan selain mengurangi limbah juga mengurangi biaya pakan ternak.
  2. Pengomposan. Untuk pengomposan sendiri adalah upaya pengelolaan limbah dari tumbuh-tumbuhan menggunakan prinsip penguraian oleh mikroba.Agar pertumbuhan organisme dalam pengomposan optimun maka diberlukan beberapa kondisi yang sesuai diantaranya,campuran nutrisi yang cukup,suhu,kelembapan,udara,dan kandungan oksigen yang cukup.

Mungkin itu akhir dari artikel tentang macam macam limbah rumah tangga. Sekian dari saya, terima kasih dan sampai jumpa.