Kandungan Ekstrak Bawang Putih – bawang putih merupakan rempah-rempah yang umum digunakan di semua jenis masakan. Aroma dan rasanya pada bawang putih yang kuat akan membuat masakan jadi lebih lezat.

Kebiasaan dan mengkonsumsi terlalu banyak bisa mengakibatkan efek samping yang perkepanjangan sekitar 1-2 minggu, untuk menghilangkan efek samping nya harus berhenti mengkonsumsi bawang putih mentah lagi.

Ada juga manfaat bawang putih tunggal yang dimakan mentah adalah kaya akan kandungan senyawa sulfur bioaktif yang bisa menurunkan resiko kanker. Dan masih banyak manfaat bawang putih tunggal.

Jika kamu ingin menanam bawang putih tunggal ini, yang harus diperhatikan adalah pamilihan bibit, pengelolaan lahan, penanaman bibit, dan pemeliharaan tanaman.

Bawang putih juga digunakan oleh masyarakat untuk menurunkan tekanan darah, mengurangi rasa pening di kepala, mengatasi cacingan, menghilangkan nyeri haid, mengatasi asma, batuk, masuk angin, dan sengatan binatang

Yuk kunjungi artikel ekstrak bawang putih

 

Kandungan Dalam Bawang Putih

Kandungan Kimia Didalam Bawang Putih

Bawang putih itu mengandung sulfur, sulfur merupakan komponen penting yang terkandung dalam bawang putih. Adapun komponen sulfur berupa alliinallicinajoeneallylpropyl disulfide, dialil trisulfida, s-alilcysteinevinyldithiiness-alilmercaptocystein dan lain-lain.

Selain sulfur kandungan bawang putih lainnya adalah berupa enzim alliinase, peroksidase, myorosinase, asam amino berupa arginine; komponen lain seperti selenium, germanium, tellurium dan mineral lainnya.

 Allicin yang terkandung dalam bawang putih mampu menghambat pertumbuhan bakteri pada tubuh.Senyawa yang diduga berperan sebagai antibakteri adalah senyawa Thiosulfinates, misalnya adalah allicin.

Allicin akan terbentuk ketika alliin [(+)-(S)-alil-L-cysteine-sulfoxide] secara enzimatis diubah oleh enzim alliinase ketika bawang putih dicincang, dihancurkan, maupun dikunyah. Komponen sulfur alliin dengan enzim alliinase akan terbentuk dengan adanya air.

Senyawa ini tidak stabil dan mengalami reaksi dehidrasi karena disebabkan oleh pyridoxal phosphate dan bertransformasi menjadi allyl sulfenic acidpyruvic acid, dan amonia. Allyl sulfenic acid merupakan senyawa yang tidak stabil dan sangat cenderung pada suhu ruangan.

Dengan reaksi eliminasi air, maka dua molekul allyl sulfenic acid mengalami kondensasi secara spontan atau langsung menjadi allicin. Ekstrak bawang putih itu mengandung tanin, alkaloid, dan saponin, alkaloid umum terkandung pada berbagai bahan makanan.

Beberapa jenis tumbuhan yang mengandung lebih dari 50 macam alkaloid antara lain dari suku Liliaceae, bawang putih termasuk dalam suku Liliaceae yang kaya akan kandungan alkaloid didalamnya.

Yuk kunjungi juga artikel cara makan bawang putih mentah agar tidak pedas ini