Belajar dan Berbagi

Resep, Tips dan Peluang Usaha Sekitar Kita

Category: laminating

Cara Laminating Dengan Setrika Hasilnya Sama Dengan Mesin Laminating

cara laminating dengan setrika – Mesin laminating adalah alat yang digunakan untuk melapisi kertas dengan menggunakan plastik agar dokumen menjadi lebih awet dan terbebas dari debu maupun kotoran.Kelebihan dalam menggunakan mesin laminating yaitu kertas atau dokumen yang dilaminasi menjadi lebih awet karena terbebas dari gangguan kotoran.

Sedangkan kelemahan mesin laminating yaitu laminating membuat plastiknya menempel ke kertasnya. Sehingga ketika plastik pelapisnya rusak maka kertas yang dilapisi juga akan rusak.Begitupun kalau dalam proses laminasi terjadi kegagalan, dapat merusak dokumen aslinya.

Cara Menggunakan mesin laminating

Lakukan Pemanasan Mesin

Lakukan Pemanasan Mesin, Pemanasan mesin laminating dapat berlangsung kurang lebih 5 menit. Atur temperatur dengan suhu sedikit lebih tinggi,sehingga pemanasan bisa dipercepat. Misalnya sekitar pada suhu 150 derajat. Tunggu lampu  indikator berwarna hijau.Tanda lampu indikator hijau berarti mesin laminating sudah siap untuk digunakan.

Test Roll Menggunakan Kertas Kosong

Jika lampu sudah berwarna hijau, cek suhu panasnya. Caranya dengan menjalankan roll pada sebuah kertas kosong yang masih dalam kondisi baik atau tidak ada tekukan. Pastikan kertas tersebut dapat berjalan dengan baik tanpa ada hambatan atau macet ditengah.

Proses Laminating Dokumen dengan Kertas Laminatingnya

Masukan dokumen ditengah-tengah plastik laminating. Perhatikan bagian depannya adalah sisi yang tertutup. Sedangkan bagian belakangnya adalah bagian yang terbuka. Setelah itu, biarkan roller tersebut menarik sesuai dengan kecepatan mesin laminatingnya. Jangan dipaksa keluar ataupun menariknya dengan sengaja.

Jika kertas yang dilaminating sudah keluar maka anda dapat melihat hasilnya. Apabila plastik sudah terlihat bening secara merata, artinya dokumen dan kertas, namun bila masih terdapat seperti bintik, tandanya kertas laminating dan dokumen tidak menempel sempurna.

Kenapa hal itu bisa terjadi?Hal itu bisa terjadi karena mesin kurang panas. Sebaliknya, jika plastik terlihat seperti memuai, berarti suhu terlalu panas. Jadi, pastikan terlebih dahulu panas mesin sudah pas.

Matikan Jika Sudah Tidak Digunakan Kembali

Jika Anda sudah tidak mengunakannya lagi, matikan mesin laminating tersebut. Lakukan dengan memutar suhu ke arah terendahterlebih  dahulu kemudian baru tekan tombol OFF. diamkan untuk beberapa saat. Setelah itu baru dicabut sumber daya listriknya.

Cara Laminating Dengan Setrika

Jika anda ingin melaminating dokumen tetapi tidak punya mesin laminating maupun tidak punya waktu untuk ke toko foto kopian terdekat anda bisa melaminating dengan alat yang pasti ada disetiap rumah. Alat apakah itu?yaa, Setrika. Dengan Setrika pun anda bisa melaminating dokumen yang anda inginkan.Bagaimana caranya?

Cara Laminating dengan Setrika

  1. Panaskan setrika dengan temperatur panas yang sedang
  2. Masukkan kartu/dokumen pada plastik laminating, usahakan tata letaknya pas.
  3. Letakkan kartu yang sudah di beri plastik laminating di tempat yang datar. Pada bagian atasnya di tutupi kain (tidak terlalu tipis maupun tebal). Anda bisa gunakan kain lap.
  4. Setrika pada bagian atasnya, lihat hasilnya apabila kertas laminating ada yang belum melekat sempurna anda bisa ulangi kembali hingga mendapatkan hasil yang memuaskan.

Cara Merawat Dokumen Selain Dilaminating

  • Masukkan dalam lemari

Simpan semua dokumen penting itu dalam tempat aman dan terkunci. Jauhkan dari jangkauan anak-anak. Pastikan tempat penyimpanan tidak lembab dan memiliki sirkulasi udara yang memadai. Usahakan tempat penyimpanan jauh dari air, minyak, debu dan panas matahari langsung yang dapat merusak kertas dokumen.

  • Bungkus

Untuk dokumen yang tidak bisa dilaminating karena lembarannya banyak atau berupa sebuah buku maka caranya adalah membungkusnya dengan plastik yang tebal. Usahakan pakai plastik yang bening sehingga kalau suatu saat mencari dokumen tersebut tidak menghabiskan waktu terlalu lama.

  • Memperbanyak Dokumen

Cara aman yang utama adalah dengan memperbanyak dokumen yang Anda miliki secepatnya. Caranya dengan difoto kopi atau discan. Simpan dokumen kopian ini  di lemari Anda atau tempat aman lainnya. Untuk dokumen yang discan bisa disimpan di komputer.

Jenis Jenis Laminasi

Laminasi Doff

Metode Laminasi Doff adalah jenis laminasi yang menghasilkan lapisan plastik yang berwarna gelap dan tidak mengkilap. Teknik Laminasi Doff mempunyai kesan yang elegan, mewah dan eksklusif.Jenis laminasi ini sering digunakan untuk melaminasi produk seperti buku, majalah, undangan, kerta, surat, dan yang lainnya.

Laminasi Glossy

Metode Laminasi Glossy adalah jenis laminasi yang mempunyai karakter bersebrangan dengan Laminasi Doff. Kok bisa gitu ? Laminasi Glossy akan menghasilkan lapisan plastik yang berwarna mengkilap pada sebuah produk yang dilapisinya. Jenis laminasi Glossy juga tekstur yang licin ketika disentuh.Laminasi Glossy sering digunakan untuk melapisi permukaan produk seperti, Sticker, Poster, Pamfleat, dan masih banyka lagi.

Laminasi Window

Laminasi Window adalah laminasi yang mempunyai fungsi untuk membuat kemasan transparan / dalamnya kelihatan. laminasi Window digunakan pada kemasan sebuah produk yang mempunyai area terbuka. Yang mana area terbuka tersebut akan ditutup dengan plastik laminasi yang transparan.

Sehingga kemasan akan tertutup dengan optimal, namun tetap dapat menampilkan produk yang ada didalamnya.Laminasi Window banyak digunakan atau dimanfaatkan pada kemasan Roti, Mainan, Makanan, Alat Ektronik, dan pengemas kemasan lainnya.

Laminasi Spot Uvi

Metode Laminasi Spot Uvi adalah jenis laminasi yang hampir sama dengan jenis laminasi Glossy yakni mampu menghasilkan lapisan permukaan berwarna yang mengkilat.Hanya saja  Spot Uvi hanya digunakan untuk area tertentu sedangkan Laminasi Glossy digunakan untuk seluruh permukaan benda.

Laminasi Spot Uvi banyak digunakan pada benda tertentu seperti Undangan. Terkadang ada jenis undangan yang terdapat sebuah tulisan atau gambar yang memilik warna yang lebih mengkilat dibandingkan permukaan lainnya. Itulah salah satu contoh benda yang  mendapat lapisan laminasi Spot Uvi.

Itu tadi cara laminating dengan setrika yang bisa anda coba dirumah.Semoga Bermanfaat.

Cara Memperbaiki Mesin Laminating

Cara Memperbaiki Mesin Laminating

Cara memperbaiki mesin laminating – Mesin laminating dapat melindungi media yang telah di laminasi dari kerusakan dan debu, hal ini akan mengundang sejuta umat manusia untuk melindungi file kesayangannya dan juga melaminasi dokumentasi miliknya agar dapat mempercantik media, seperti photo, cover dll.

Namun, perlu diketahui dengan tujuan seperti ini tentunya pelanggan ingin mendapat kan hasil laminasi yang baik, rapih, dan tentunya tidak merusak dokumen atau file kesayangannya. Namun, bagaimana apabila terjadi kerusakan pada media yang ingin dilindungi? Berikut ini beberapa kerusakan dan cara memperbaiki mesin laminating.

Kerusakan Pada Mesin Laminating

cara memperbaiki mesin laminating

 1. Roller berputar tetapi tidak bisa press

Roller berputar tetapi tidak bisa press (elemen pemanas tidak berfungsi) kerusakan ini bisa terjadi karena Kerusakan pada relay, potentiometer pengatur temperature dan Kerusakan elemen pemanas. Karena elemen pemanas mendapatkan suplai tegangan AC oleh penyambungan kontak relay, maka ketika relay bermasalah elemen pemanas pun tidak akan mendapatkan suplai tegangan sehingga ia menjadi tidak berfungsi (tidak panas).

Hal ini ditandai dengan jarum penunjuk pada temperature-meter tidak bergerak. Untuk dapat mengetahui bahwa relay memang rusak, perlu dilakukan pengecheck an pada mesin laminating.

Apabila kerusakan tidak pada ralay, bisa jadi kerusakan terdapat pada potentiometer pengatur temperature pengatur suhu panas. Potentiometer yang rusak akan menyebabkan rangkaian thermostat tidak mau bekerja untuk mengemudikan relay. Karena itu potentiometer perlu diperiksa apakah masih baik ataukah sudah rusak.

Apabila relay tidak rusak dan potentiometer pun demikian pula tetapi elemen pemanas tetap tidak berfungsi, maka kemungkinan besar kerusakan terjadi pada elemen pemanas itu sendiri. Kerusakan pada elemen panas ini sudah umum terjadi.

Kerusakannya karena salah satu atau kedua elemen pemanas tidak panas sedangkan jarum penunjuk temperature-meter bergerak menunjukkan range suhu tertentu dan penunjukkan dapat berubah-ubah ketika setelan potentiometer diubah-ubah. Elemen pemanas yang sudah rusak harus diganti dengan tipe atau model yang sama

2. Switch “forward-reverse” sudah rusak

Switch untuk fungsi ini mempunyai dua posisi kontak, jika yang terjadi seperti itu maka kontak pada kedua posisinya sudah rusak. Untuk memastikannya switch perlu ditest.

Namun, jika switch tidak mengalami kerusakan maka kemungkinan terjadi kemacetan mesin pada  bagian mekanik atau pada bagian motor yang sudah rusak.
Kasus kerusakan motor memiliki kronologi yang sama dengan kasus kerusakan elemen pemanas.

3. Switch “forward-reverse” yang sudah bermasalah

Switch “forward-reverse” yang sudah bermasalah, yaitu salah satu posisi kontak sudah tidak berfungsi lagi. Dan solusinya, Switch perlu diganti dengan yang baru.

4. Berbagai kerusakan yang bermacam macam

Kerusakan ini memiliki berbagai kerusakan yang bermacam macam. Bisa jadi karena fuse, kabel AC, atau switch on / Start. Semua perlu di check satu per satu agar dapat diketahui kerusakan yang ada pada mesin laminating.

Untuk mengantisipasi mesin laminating dari kerusakan. Silahkan periksa bagian pemasangan baut dan kencangkan baut yang buat setelan silinder pemanasnya baik yang di sebelah kanan maupun yang di sebelah kiri, setel baut sampai hasil yang di ingin kan tercapai.

Tapi jangan terlalu kencang juga karena bisa menyebabkan silinder pemanas sulit/tidak bisa berputar.cobalah kembali untuk melaminasi / percobaan saja.

Laminating bukan mesin yang sempurna. Mesin laminasi akan menjadi sempurna apabila di bantu dengan operator yang profesional dalam mengerjakan laminasi agar mendapatkan hasil laminasi yang rapi dan tidak rusak.

Alat Laminating memiliki beberapa masalah yang pernah atau sering muncul. Hal ini dapat mengganggu kinerja jasa percetakan akibat kesalahan pada mesin laminating. Apa sajakah masalah tersebut, dan bagaimana cara mengatasi masalah pada mesin laminasi…??

1.Hasil Dari Mesin Laminasi Melengkung

Apabila kurang berhati hati atau kurang profesional dalam melaminasi, maka tidak jarang akan terjadi masalah laminasi yang melengkung dan bergelembung. Penyebab utamanya adalah :

  • Temperature panas terlalu tinggi
  • Media kertas terlalu tipis
  • Media kertas terlalu lunak
  • Cara memasukkan media kertas dan bahan laminasi yang kurang tepat

Namun hal ini bisa di hindari. Sebelum melakukan laminasi, lebih baik dilakukan uji coba terlebih dahulu dengan bahan lain yang serupa. Dan sebelum menggunakan atau melakukan uji coba, atur temperatur panas dengan benar. Jangan sampai terlalu panas, karena dapat menyebabkan media kertas dan bahan laminasi melengkung yang di sebabkan oleh suhu panas.

2.Hasil Dari Mesin Laminasi Kusut

Selain berdampak hasil yang melengkung, mesin laminasi juga memiliki masalah dengan hasil yang kusut pada media kertas dan bahan laminasi. Hal ini terjadi disebabkan karena

  • Kadar air yang berlebihan
  • Terburu buru mendorong material terlalu masuk ke dalam mesin laminator
  • Menahan media kertas dan bahan laminasi terlalu lama padahal ujung material sudah dekat heater
  • Saat memasukkan media kertas dan bahan laminasi tidak flat.

Masalah pada mesin laminasi memang terlihat begitu sepele, namun hal ini bisa berdampak pada media yang akan di laminasi. Karena setelah di laminasi, media tidak dapat lagi di perbaiki kecuali melepas hasil laminasi, namun sangat extreem karena dapat merusak media kertas atau file penting yang di laminasi. Solusi untuk masalah ini ialah dengan mengurangi suhu heater laminating atau dengan mengeringkan kertas.

Demikian tadi berbagi masalah dan kerusakan dengan cara memperbaiki mesin laminating, semoga artikel ini bermanfaat dan dapat anda praktekkan sendiri, cara kerja mesing laminating pus hampir sama dengan mesin vacuum sealer, tapi vacuum sealer hanya untuk makanan. Terima kasih dan selamat mencoba.

Cara Membuka Laminating Tanpa Merusak Kertas yang Tepat

Apa itu Laminating?

cara membuka laminating tanpa merusak kertas –Laminating adalah proses sederhana yang di dalamnya dimasukkan sebuah plastik lembaran tipis, khususnya yang terbuat dari bahan berupa polypropylene, polyester atau nylon ke permukaan lembaran atau media yang lainnya.

Fungsi Utama Laminating

cara membuka laminating tanpa merusak kertas

cara membuka laminating tanpa merusak kertas –Fungsi utama laminating adalah sebagai pelindung suatu media sehingga menjadi lebih awet, lebih mengkilap, tahan gores dan mencegah terjadinya retak atau rusak.

Media yang banyak menggunakan laminating adalah sebagai berikut ini: menu, kartu identitas, placemats, kalender saku, poster outdoor, cover buku, cover kotak video, kaset, index tab, peta & kemasan yang lainnya. Penggunaan laminating yang lainnya adalah yang populer antara lain poster dinding, map presentasi, binder, brosur dan produk casebound.

Cara Membuka Laminating Tanpa Merusak Kertas

cara membuka laminating tanpa merusak kertas

  1. Pertama – tama kita siapkan terlebih dahulu dokumen yang akan dibuka hasil laminatingnya.
  2. Selanjutnya kita panaskan iron plate atau laminator atau mesin laminating. Suhu yang akan kita gunakan sekitar kurang lebih 150 derajat agar hasil laminating terlepas sempurna dan tidak ada perekat yang tertinggal pada dokumen. Akan tetapi, jika kita merasa cukup dengan menggunakan suhu di bawah itu, silahkan boleh – boleh saja saja.
  3. Kemudian kita letakkan salah satu sisi depan atau belakang dokumen di atas permukaan aluminium dan berada di antara roller yang berwarna merah, hingga bagian sudut laminating mulai lentur atau lemah. Biasanya lapisan laminating akan mulai terlihat terpisah.
  4. Setelah itu masih di atas aluminium, kita pisahkan kedua lapisan laminating pada sudut dokumen tersebut dengan menggunakan bantuan alat berupa cutter atau pinset.
  5. Caranya dengan kita masukkan cutter pada celah antara plastik laminating bagian atas dan bagian bawah.
  6. Selanjutnya kita angkat bagian atas plastik laminating sehingga terpisah dari bagian bawahnya sampai batas sudut dokumen yang dilaminating.
  7. kemudian masih di atas aluminium, dengan menggunakan bantuan alat cutter kita tekan bagian dokumen yang sudah terbuka. Lalu angkat bagian atas plastik laminating dengan menggunakan tangan.
  8. Alangkah sebaiknya kita menggunakan pinset agar bisa lebih pelan – pelan dan hati – hati secara perlahan  hingga semua bagian terlepas dari dokumen. Kita harus mengangkat plastik laminating jika memang sudah bisa terlepas saja.
  9. Kita jangan dipaksa karena permukaan dokumen akan rusak bisa saja tulisan terlepas dan menempel pada plastik laminating.
  10. Terus Lakukan hal yang sama pada bagian belakang atau baliknya sampai semua plastik laminating terpisah.

Jenis Laminating

cara membuka laminating tanpa merusak kertas

Berikut ini adalah jenis Laminating,baik Jenis, Proses Pengerjaannya ataupun Ukurannya

Berdasarkan Jenis Laminating:

  1. Laminating Jenis Doft

    Efek yang dihasilkan Laminating jenis Doft tidak mengkilap, terlihat seperti redup akan tetapi tidak menghilangkan hasil cetakan. Fungsinya sama seperti laminating jenis glossy.

  2. Laminating Jenis Glossy

    Laminating Glossy adalah jenis yang memberikan efek mengkilap pada media yang yang dilapisi dengan plastik laminasi. Penerapan Laminating jenis doft ini biasnaya digunakan pada untuk laminating cover buku, kartu nama, poster, Xbanner, Roll up banner.

Berdasarkan Proses Laminating

cara membuka laminating

  1. Laminating Jenis Panas

    Proses pelapisan laminating dengan temperatur suhu yang sangat panas yang disesuaikan dengan jenis laminatingnya ataupun jenis media yang akan kita laminating. Untuk laminating glossy biasanya temperatur lebih panas daripada laminating doft. Pada proses pemanasan ini untuk menempelkan media plastik yaitu plastik khusus untuk laminating ke media kertas yang akan dilapisi.

  2. Laminating Dingin.

    Media yang akan dilapisi tinggal kita masukkan ke mesin khusus laminating dingin. Tidak perlu menggunakan proses pemanasan karena media laminating sudah dilapisi dengan semacam lem untuk merekatkan ke media yang akan di laminating dengan plastik laminasi khusus laminating.

Berikut ini nama media yang digukan untuk mencetak dalam ukuran besar tersebut :

  1. Coated Paper.

    Dengan grammatur 170gr , kertas ini biasanya digunakan untuk mencetak poster. Baik digunakan dalam ruangan atau tempat yang memiliki panjang dan luas yang besar.

  1. Albatros.

    Kertas ini adalah yang tipis dan fleksible, biasanya digunakan untuk print Xbanner maupun Roll up banner cocok untuk ukuran yang agak besar dan medium.

  1. Glossy Photo.

    Kertas foto dalam ukuran besar. biasanya kertas ini digunakan untuk print foto dalam ukuran besar yang ingin di bingkai dengan berukuran sedang untuk sebua foto.

  1. Korean Cloth.

    Bahan media ini seperti kain, sangat bagus untuk mencetak gambar dengan resolusi yang tinggi. Jadi untuk gambar yang tinggi kita bisa menggunakan media jenis ini agar maksimal.

  1. Canvas Matte.

    Bahan media canvas gambar yang biasa digunakan untuk media print. Dengan karakter kanvas yang khas maka hasil print pasti akan kelihatan berbeda. Jadi untuk kita yang ingin menghasilkan hasil cetakan jenis kanvas kita bisa menggunakan jenis ini.

  1. Sticker Vynil.

    Bahan Media sticker untuk kebutuhan ukuran besar bisa menggunakan jenis yang ini. Bahan ini tersedia dalam beberapa pilihan variasi glossy,matte dan transparan.

  1. Flexi.

    Bagi orang yang sudah biasa mencetak untuk kebutuhan outdoor pasti sudah tidak asing lagi dengan jenis media yang satu ini.Ada dua jenis media jenis flexi ini yaitu flexi cina dan flexi korea. Bisa mencetak dalam ukuran yang besar,dari lebar mulai 3 meter sampai maksimal 5 meter dengan panjang  sepanjang mengikuti panjang gulungan media.

Kesimpulan

Sekian tadi cara membuka laminating tanpa merusak kertas yang dilaminating semoga bermanfaat bagi kita semua terutama bagi para pembaca. Artikel ini saya buat karena banyak yang belum tahu cara melepas plastik laminating yang baik dan benar. Semoga anda bisa mencoba dirumah dan berhasil dengan sempurna. Selamat mencoba 🙂

© 2017 Belajar dan Berbagi

Theme by Anders NorenUp ↑