Saat ini sampah dipandang sebagai salah satu penyebab masalah atau bencana di Indonesia . Banyak masalah yang disebabkan oleh sampah . Semua itu terjadi karena kurangnya kesadaran dari manusia dalam pentingnya peduli dalam pengolahan sampah . Padahal jika dimanfaatkan dengan baik sampah ini memiliki banyak manfaat lain, dan salah satu cara pemanfaatanya dengan cara mengolah sampah menjadi pupuk.

Dengan mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos maka akan menghasilkan banyak manfaat,salah satunya yakni membuat tumbuhan atau tanah kita menjadi lebih subur,dan masih banyak manfaat lainya.

 

Cara Mengolah Sampah Menjadi Pupuk Super Serbaguna

 

Oleh karena itu pada artikel kali ini akan berisi pemanfaatan sampah dengan cara cara mengolah sampah menjadi pupuk. Semoga ilmu yang akan dibagikan dibawah ini bisa diterapkan atau dimanfaatkan dengan baik oleh kita semua.

Sebelum masuk ke cara mengolah sampah menjadi pupuk . Mari kita ketahui terlebih dahulu apa itu sampah organik dan pupuk kompos. Anda juga dapat mengecek artikel berikut cara mengolah sampah organik untuk menambah referensi anda dalam pengolahan sampah yang baik dan benar.

Pengertian Sampah Organik

 

Sampah organik adalah bahan bahan yang sudah dibuang dan sudah tidak terpakai yang berasal dari hasil produk berbahan dasar hayati yang mudah terdegradasi oleh mikroorganisme . Proses degradasi oleh mikroorganisme berlangsung secara alami.Sampah Organik dapat dimanfaatkan kembali dengan dijadikan pupuk kompos yang berguna menyuburkan tanaman.

 

Pengertian Pupuk Kompos

 

Pupuk adalah bahan yang dibutuhkan oleh tanaman baik diperkebunan atau pertanian untuk menyuburkan tanah. Bertujuan agar tanaman menjadi lebih subur dan tidak layu karena unsur hara yang tercukupi.

Kompos merupakan pupuk yang terbuat dari sisa hewan yang sudah mati baik hewan atau tumbuhan yang sudah dibusukkan oleh organisme pengurai atau dekomposer. Organisme pengurai dapat berupa mikroorganisme ataupun makroorganisme.

 

Kandungan Pupuk Kompos

 

Pupuk Kompos memiliki banyak kandungan  yakni unsur hara MAKRO ( N, P, k, Ca, Mg, S ) dan hara MIKRO ( Fe, Cu, Mn, Mo, Zn, Cl, B ).  Namun jika di bandingkan dengan pupuk kimia buatan, kandungan haranya lebih rendah, sehingga diperlukan pupuk kompos yang banyak dalam pengaplikasiannya.

Dan juga pada kompos terdapat  kandungan senyawa asam humat dan asam fulfat yang bermanfaat  untuk memicu pertumbuhan tanaman.

 

Cara Mengolah Sampah menjadi Pupuk kompos

  1. Pertama, persiapkan bahan bahan dari sampah organic seperti sampah dedaunan, sisa hasil pertanian, sampah sisa hasil rumah tangga,kotoran hewan,dll.
  2. Selanjutnya, Cacah cacah sampah organik menjadi bagian yang kecil – kecil,Supaya lebih mudah dan menghemat waktu dan tenaga pencacahan sampah dapat menggunakan alat atau mesin pencacah kompos.
  3. Jika sudah diubah menjadi potongan yang kecil kecil, selanjutnya campurkan potongan sampah tersebut dengan kotoran hewan bisa kotoran kambing atau sapi dengan perbandigannya 3:1 oke.
  4. Jika sudah Tambahkan setengah gelas atau sesuai bahan sampah tadi dengan larutan gula. Larutan gula ini bisa dibuat dari air dan gula pasir.
  5. Selanjutnya tambahkan kembali bahan pupuk dengan takaran 10 ml bakteri EM4. Aduk aduk sampai lembab atau basah.
  6. Untuk penutup, masukkan bahan pupuk kedalam wadah seperti bak atau plastik berukuran besar kemudian ditutup dengan rapat.

Pupuk kompos akan bisa digunakan untuk tumbuhan setelah difermentasi selama 2 – 3 bulan, dan setiap 2 minggu bahan pupuk dibolak balik supaya prosesnya lebih cepat . Beri air sedikit agar kelembapan bahan pupuk dapat terjaga dengan baik.

Demikian dari artikel kali ini,semoga informasi diatas dapat anda terapkan dengan baik dengan harapan dapat memberikan manfaat kembali ke kita.

Terimakasih telah membaca artikel ini.