Cara menghasilkan kelapa hibrida berkualitas merupakan tantangan tersendiri bagi sebagian orang yang hendak memulai bisnis ini. Alih-alih untuk menghasilkan yang berkualitas, berharap pohon nya dapat panen sesuai waktunya saja belum tentu. Maka dari itu, ada beberapa hal yang harus dipenuhi untuk bisa menghasilkan nya. Silahkan simak tips dibawah ini.

 

Cara Menghasilkan Kelapa Hibrida Varietas Unggulan

Langkah 1: Pemilihan Bibit

Untuk mendapatkan bibit unggul harus ada beberapa syarat yang terpenuhi karena dengan bibit yang unggul serta memaksimalkan cara menghasilkan kelapa hibrida berkualitas akan menghasilkan bibit dengan pertumbuhan yang lebih cepat dan buah dengan kualitas maksimal.

Untuk mengetahui berikut beberapa syarat diantaranya:

  • Indukan merupakan pohon yang sudah berusia rentang 20 hinggal 40 tahun.
  • Batang pohon kelapa yang kuat dan lurus juga merupakan salah satu patokan cara menghasilkan kelapa hibrida unggul.
  • Bibit kelapa hibrida juga harus terbebas dari hama.
  • Produktivitas indukan yang tinggi juga merupakan faktor penting untuk mendapatkan kualitas bibit yang unggul.
  • Benih kelapa yang telah berumur sekitar 12 bulan juga merupakan faktor penentu.
  • Hasil indukan bibit yang akan digunakan harus memiliki buah yang bentuknya bulat agak lonjong serta memiliki panjang 22cm hingga 25cm dan lebar 17 cm hingga 22cm.
  • Indukan bibit harus memiliki buah dengan kulit yang licin serta halus dengan warna yang coklat.
  • Kemudian terakhir, bibit ketika sudah menjadi kelapa harus memiliki banyak air di dalamnya

 

Langkah 2: Mempersiapkan Lahan Tanam

Persiapkan lahan tanam minimal 1 bulan sebelum bibit akan di tanam, Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan lahan tanam berkualitas agar pohon yang ditanam nantinya akan menghasilkan buah terbaik.

Berikut ini langkah-langkah untuk persiapan lahan tanam :

  • Pembersihan lahan tanam dari berbagai jenis tanaman penggangu seperti gulma, rumput liar, bebatuan, sampah-sampah plastik atau pun pengganggu lain.
  • Gemburkan tanah untuk mempersiakan lahan tanam yang bagus.
  • Lakukan pengapuran jika tanah yang akan digunakan memiliki tingkat keasaman yang tinggi untuk mengurangi tingkat keasaman tanah.
  • Membuat lubang dengan ukuran kurang lebih 70cmx70cmx70cm.
  • Pastikan juga jarak diantara lubang tanam kurang lebih 8m/lubang.
  • Berikan kurang lebih 300 gram pupuk TSP disetiap lubang.
  • Terakhir untuk mendapatkan hasil yang maksimal biarkan kurang lebih satu bulan lubang tanam yang sudah dipersiapkan.

 

Baca: Budidaya Kelapa Hibrida! Begini Caranya!

 

Langkah 3: Persiapkan Bibit Tanam

Berikut langkah-langkah yang bisa di ikuti:

  • Pertama buka polybag bibit kelapa hibrida yang sudah disiapkan secara perlahan, usahakan agar akarnya tidak rusak.
  • Lalu masukan bibit kelapa tadi pada lubang tanam yang sudah dipersiapkan, letakkan tepat di tengah dari lubang tanam agar pertumbuhan tanaman baik dan lurus.
  • Selanjutnya tutup lubang tanam menggunakan tanah yang telah dicampur dengan pupuk organik ataupun pupuk kendang.
  • Langkah terakhir siram lubang tanam tadi dengan air.
  • Untuk ukuran lahan sekitar 1 hektar akan memerlukan kurang lebih 160 batang bibit kelapa, sisanya kurang lebih 17 batang bibit kelapa akan digunakan untuk penyulaman.

Langkah 4: Perawatan Pohon

Berhasil atau tidaknya hasil pembibitan pohon kelapa hibrida terletak pada proses perawatan. Proses saat perawatan merupakan proses terpenting untuk menentukan keberhasilan karena dibutuhkan komitmen serta kesabaran untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Berikut langkah-langkah serta tips yang dapat dipraktekan untuk merawat tanaman kelapa hibrida.

 

Langkah 5: Penyulaman Tanaman

Dari seluruh bibit yang ditanam, biasanya akan ada bibit kelapa hibrida yang gagal beradaptasi kemudian mati atau tumbuh secara tidak sempurna. Untuk menangani hal tersebut maka dapat dilakukan penyulaman terhadap bibit kelapa tersebut lalu ganti dengan bibit kelapa yang baru.

 

Langkah 6: Penyiangan Tanaman

Tanah atau lahan tanam tempat budidaya kelapa hibrida akan selalu muncul rumput liarĀ ataupun gulma, maka dari itu lakukan pengecekan serta lakukan penyiangan tanaman secara rutin, setidaknya lakukan rutin minimal setiap satu bulan sekali.

 

Baca Juga: Alat Destilasi Asap Cair dan Cara Membuatnya

 

Langkah 7: Pengairan Tanaman

Proses pengairan terhadap tanaman kelapa hibrida merupakan salah satu hal terpenting yang harus maksimal dan rutin dilakukan. Seperti yang ditulis diatas bahwa jika di dapati lahan yang kering terlalu lama maka akan mengurangi hasil produksi buah kelapa hingga mencapai 50%, maka dari itu harus dilakukan penyiraman tanaman secara rutin setiap 2-3 hari sekali pada saat sore hari.

 

Langkah 8: Pemupukan Tanaman

Faktor pendukung berhasil tidaknya hasil produksinya adalah proses pemupukan yang baik. Pemupukan dapat dilakukan ketika masa satu bulan pasca tanam, untuk proses pemupukan dapat menggunakan pupuk urea atau sejenisnya dengan takaran 100gr setiap pohonnya.

Dalam proses pemberian pupuk dapat dilakukan dengan menyebarkan pupuk disekitar 15cm dari pangkal batang kelapa. Pemupukan yang maksimal minimal berikan 2 kali dalam setahun, biasanya dilakukan pada akhir musim hujan sekitar bulan mei serta pada awal musim hujan sekitar bulan oktober.