Cara Memperbaiki Mesin Laminating

Cara memperbaiki mesin laminating – Mesin laminating dapat melindungi media yang telah di laminasi dari kerusakan dan debu, hal ini akan mengundang sejuta umat manusia untuk melindungi file kesayangannya dan juga melaminasi dokumentasi miliknya agar dapat mempercantik media, seperti photo, cover dll.

Namun, perlu diketahui dengan tujuan seperti ini tentunya pelanggan ingin mendapat kan hasil laminasi yang baik, rapih, dan tentunya tidak merusak dokumen atau file kesayangannya. Namun, bagaimana apabila terjadi kerusakan pada media yang ingin dilindungi? Berikut ini beberapa kerusakan dan cara memperbaiki mesin laminating.

Kerusakan Pada Mesin Laminating

cara memperbaiki mesin laminating

 1. Roller berputar tetapi tidak bisa press

Roller berputar tetapi tidak bisa press (elemen pemanas tidak berfungsi) kerusakan ini bisa terjadi karena Kerusakan pada relay, potentiometer pengatur temperature dan Kerusakan elemen pemanas. Karena elemen pemanas mendapatkan suplai tegangan AC oleh penyambungan kontak relay, maka ketika relay bermasalah elemen pemanas pun tidak akan mendapatkan suplai tegangan sehingga ia menjadi tidak berfungsi (tidak panas).

Hal ini ditandai dengan jarum penunjuk pada temperature-meter tidak bergerak. Untuk dapat mengetahui bahwa relay memang rusak, perlu dilakukan pengecheck an pada mesin laminating.

Apabila kerusakan tidak pada ralay, bisa jadi kerusakan terdapat pada potentiometer pengatur temperature pengatur suhu panas. Potentiometer yang rusak akan menyebabkan rangkaian thermostat tidak mau bekerja untuk mengemudikan relay. Karena itu potentiometer perlu diperiksa apakah masih baik ataukah sudah rusak.

Apabila relay tidak rusak dan potentiometer pun demikian pula tetapi elemen pemanas tetap tidak berfungsi, maka kemungkinan besar kerusakan terjadi pada elemen pemanas itu sendiri. Kerusakan pada elemen panas ini sudah umum terjadi.

Kerusakannya karena salah satu atau kedua elemen pemanas tidak panas sedangkan jarum penunjuk temperature-meter bergerak menunjukkan range suhu tertentu dan penunjukkan dapat berubah-ubah ketika setelan potentiometer diubah-ubah. Elemen pemanas yang sudah rusak harus diganti dengan tipe atau model yang sama

2. Switch “forward-reverse” sudah rusak

Switch untuk fungsi ini mempunyai dua posisi kontak, jika yang terjadi seperti itu maka kontak pada kedua posisinya sudah rusak. Untuk memastikannya switch perlu ditest.

Namun, jika switch tidak mengalami kerusakan maka kemungkinan terjadi kemacetan mesin pada  bagian mekanik atau pada bagian motor yang sudah rusak.
Kasus kerusakan motor memiliki kronologi yang sama dengan kasus kerusakan elemen pemanas.

3. Switch “forward-reverse” yang sudah bermasalah

Switch “forward-reverse” yang sudah bermasalah, yaitu salah satu posisi kontak sudah tidak berfungsi lagi. Dan solusinya, Switch perlu diganti dengan yang baru.

4. Berbagai kerusakan yang bermacam macam

Kerusakan ini memiliki berbagai kerusakan yang bermacam macam. Bisa jadi karena fuse, kabel AC, atau switch on / Start. Semua perlu di check satu per satu agar dapat diketahui kerusakan yang ada pada mesin laminating.

Untuk mengantisipasi mesin laminating dari kerusakan. Silahkan periksa bagian pemasangan baut dan kencangkan baut yang buat setelan silinder pemanasnya baik yang di sebelah kanan maupun yang di sebelah kiri, setel baut sampai hasil yang di ingin kan tercapai.

Tapi jangan terlalu kencang juga karena bisa menyebabkan silinder pemanas sulit/tidak bisa berputar.cobalah kembali untuk melaminasi / percobaan saja.

Laminating bukan mesin yang sempurna. Mesin laminasi akan menjadi sempurna apabila di bantu dengan operator yang profesional dalam mengerjakan laminasi agar mendapatkan hasil laminasi yang rapi dan tidak rusak.

Alat Laminating memiliki beberapa masalah yang pernah atau sering muncul. Hal ini dapat mengganggu kinerja jasa percetakan akibat kesalahan pada mesin laminating. Apa sajakah masalah tersebut, dan bagaimana cara mengatasi masalah pada mesin laminasi…??

1.Hasil Dari Mesin Laminasi Melengkung

Apabila kurang berhati hati atau kurang profesional dalam melaminasi, maka tidak jarang akan terjadi masalah laminasi yang melengkung dan bergelembung. Penyebab utamanya adalah :

  • Temperature panas terlalu tinggi
  • Media kertas terlalu tipis
  • Media kertas terlalu lunak
  • Cara memasukkan media kertas dan bahan laminasi yang kurang tepat

Namun hal ini bisa di hindari. Sebelum melakukan laminasi, lebih baik dilakukan uji coba terlebih dahulu dengan bahan lain yang serupa. Dan sebelum menggunakan atau melakukan uji coba, atur temperatur panas dengan benar. Jangan sampai terlalu panas, karena dapat menyebabkan media kertas dan bahan laminasi melengkung yang di sebabkan oleh suhu panas.

2.Hasil Dari Mesin Laminasi Kusut

Selain berdampak hasil yang melengkung, mesin laminasi juga memiliki masalah dengan hasil yang kusut pada media kertas dan bahan laminasi. Hal ini terjadi disebabkan karena

  • Kadar air yang berlebihan
  • Terburu buru mendorong material terlalu masuk ke dalam mesin laminator
  • Menahan media kertas dan bahan laminasi terlalu lama padahal ujung material sudah dekat heater
  • Saat memasukkan media kertas dan bahan laminasi tidak flat.

Masalah pada mesin laminasi memang terlihat begitu sepele, namun hal ini bisa berdampak pada media yang akan di laminasi. Karena setelah di laminasi, media tidak dapat lagi di perbaiki kecuali melepas hasil laminasi, namun sangat extreem karena dapat merusak media kertas atau file penting yang di laminasi. Solusi untuk masalah ini ialah dengan mengurangi suhu heater laminating atau dengan mengeringkan kertas.

Demikian tadi berbagi masalah dan kerusakan dengan cara memperbaiki mesin laminating, semoga artikel ini bermanfaat dan dapat anda praktekkan sendiri, cara kerja mesing laminating pus hampir sama dengan mesin vacuum sealer, tapi vacuum sealer hanya untuk makanan. Terima kasih dan selamat mencoba.