cara membuat kerupuk sawi – Sawi merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak ditemui di pasar tradisional, selain rasanya yang enak ternyata sawi juga memiliki kandungan nutrisi yang dapat menyehatkan tubuh kita.

Cara Membuat Kerupuk Sawi

Bahan Kerupuk sawi

  • 100 gram tepung beras
  • 4 butir kemiri
  • 1,5 sendok makan tepung meizena
  • 1 siung bawang putih
  • 1,5 sendok makan udang kering
  • 3 sendok teh garam
  • 10 lembar daun sawi utuh
  • 125 ml air
  • Minyak goreng

Langkah cara membuat kerupuk sawi

  1. Cuci daun sawi dengan air bersih
  2. Potong daun sawi menjadi beberapa potongan dan sisihkan
  3. Kupas bawang putih kemudian haluskan
  4. Tambahkan kemiri dan udang kering lalu haluskan juga
  5. Campur tepung meizena, tepung beras, serta kemiri, bawang putih dan udang yang telah dihaluskan kedalam sebuah wadah
  6. Aduk hingga merata dan mulai terbentuk adonan
  7. Masukan potongan daun sawi kedalam adonan hingga merata
  8. Goreng sawi kedalam minyak panas sampai berubah warna
  9. Apabila sudah matang, angkat dan tiriskan lalu simpan kedalam wadah yang kedap udara

baca juga : cara membuat stik bawang

Manfaat Sawi untuk kesehatan tubuh

1. Sumber vitamin dan mineral

Sawi merupakan sayuran yang kaya akan  vitamin A, C, dan K yang penting untuk menjaga fungsi tubuh. Vitamin C dan A adalah salah satu antioksidan alami yang kuat untuk melindungi tubuh dari radikal bebas, memperkuat imunitas dan menjaga kesehatan penglihatan. Vitamin K sendiri berfungsi untuk menjaga kepadatan tulang dan gigi bahkan mampu mencegah kerusakan syaraf otak.

Sawi juga merupakan salah satu sayuran sumber zat besi, magnesium, kalsium, seng, kalium, selenium, mangan, folat, protein, dan serat makanan yang baik untuk sistem pencernaan dan penurunan kolesterol. Asam folat sangatlah baik dalam sintesis DNA, mencegah cacat janin dan menjaga perkembangan janin tetap sehat.

2. Kaya antioksidan

Sawi merupakan sayuran sumber fitonutrien atau tanaman yang dihasilkan nutrisi serta antioksidan. Selain vitamin C, A dan K,sawi juga memiliki asam hydroxycinnamic, isothamnetin, quercetin, dan kaempferol yang merupakan fitonutrien antioksidan kunci yang didalam sawi.

Fitonutrien yang tinggi dalam sayur sawi berguna untuk mengurangi stres oksidatif pada sel-sel dalam tubuh, dan bahkan membantu mencegah beberapa penyakit seperti kanker payudara, usus besar, kandung kemih, prostat, ovarium, dan paru-paru.

3. Membantu detoks tubuh

Sawi yang memiliki kandungan kaya serat akan sekaligus menjadi agen detoks yang sangat baik untuk usus. Selain itu, sayur sawi juga mengandung sulfur dan antioksidan yang tinggi sehingga sangat baik dalam detoksifikasi tubuh. Sayur  sawi juga kaya akan klorofil, hal ini juga sangat baik dalam menyerap karbon dioksida yang akan mengeluarkan limbah dari dalam tubuh kita.

4. Mencegah kanker

Sayur sawi juga merupakan anti-karsinogenik yang mengandung zat glucosinolate, yang kemudian dikonversi ke isothiocyanate yang berfungsi untuk pencegahan kanker. Selain itu kandungan antioksidan, vitamin dan mineral yang terkandung dalam sawi juga sangat tinggi sehingga sangat baik menurunkan risiko terserang kanker.

5. Bersifat anti-inflamasi

Sawi juga memiliki sifat anti inflamasi yang dapat membantu mencegah peradangan kronis serta mengurangi risiko penyakit arthritis dan bengkak-bengkak lainnya. Sayur sawi memiliki kandungan vitamin K dan asam lemak omega 3 yang dapat memperkuat sistem imun tubuh kita. Selain itu sawi mengandung isothiocyanate yang berfungsi mencegah peradangan dan mengurangi risiko stroke.

bagaimana kawan, menarik dan mudah untuk dipraktikan dirumah kan cara membuat kerupuk sawi ini? sekian artikel dari saya dan jangan lupa baca artikel cara membuat kerupuk sayur lainnya