Ternak kambing jawa ini sudah menjadi kegiatan yang biasa dilakukan para masyarakat, terutama masyarakat pedesaan. Kambing memang salah satu hewan ternak yang paling banyak dipelihara oleh masyarakat pedesaan maupun perkotaan.

Permintaan akan adanya kambing yang selalu meningkat setiap tahun, hal itu bisa dibuktikan dari meningkatnya konsumsi yang berbagai olahan makanan dari daging kambing.Cara Beternak kambing Jawa Pun tidak susah

Apalagi beternak kambing tidsk susah seperti ternak hewan yang lain. Kali ini kami akan berbagi bagaimana cara sukses usaha ternak kambing agar sehat dan gemuk. Dalam Memelihara kambing bukanlah hal sulit, apalagi banyak tersedianya sumber makanan yang melimpah disekitar kita.

Cara Beternak kambing Jawa

Supaya agar sukses dalam usaha ternak kambing, tentu saja kamu harus mengetahui tentang hal-hal yang berhubungan dengan kambing jawa ini. Terdapat macam langkah yang harus kamu lakukan agar dapat sukses beternak kambing jawa yang sehat atau gemuk.

Berikut ini urutan langkah-langkahnya yang harus kamu simak.

1. Pemilihan Bibit Kambing

Cara Beternak kambing Jawa

– Pemilihan Kambing Pejantan
Dalam memilih kambing pejantan, kamu harus memastikan pejantan yang dipilih memiliki ciri-ciri yang masuk standar sesuai yang telah ditetapkan.

Kambing penjantan yang baik memiliki ciri seperti tubuhnya sehat, tumbuh dengan baik sesuai dengan usianya, bulunya bersih, halus yang terlihat mengkilap.

Memiliki tubuh yang panjang, kaki lurus, tidak mempunyai cacat fisik, penampilannya gagah, tumitnya tinggi, terlihat aktif dan mempunyai nafsu kawin yang tinggi serta mempunyai buah zakar yang bagus.

– Pemilihan Betina Indukan
Beberapa ciri kambing betina yang bagus mempunyai kondisi tubuh yang sehat, badannya tidak terlalu agak  gemuk dan memiliki bulu yang bagus dan mengkilap. Ciri  yang lainnya adalah tidak ditemukanya cacat pada fisik, bisa mengasuh anaknya dengan baik, buah susunya baik (halus dan kenyal).

2. Perawatan Kandang Kambing

Cara Beternak kambing Jawa

Untuk mensuport pertumbuhan kambing yang baik, maka kamu harus kalian melakukan perawatan kandang tempat kambing dipelihara. alangkah baiknya kandang kambing menghadap ke timur supaya sesuai dengan syarat kesehatan ternak.

Bentuk kandang kambing yang baik yaitu berbentuk kandang panggung yang memiliki atap serta tempat makan dan minum di dalam kandang tersebut. Buat juga ventilasi udara di dinding kandang supaya sirkulasi udara berjalan dengan sehat.

 

3. Pengaturan Pakan Kambing

Pemberian pakan pada kambing harus diatur supaya agar kebutuhan gizi untuk kambing terpenuhi. Pada awalnya makanan kambing dibagi menjadi dua, yaitu makanan hijauan dan konsentrat.

Makanan hijau merupakan pakan yang berasal dari daun tumbuh-tumbuhan alami yang terdapat di alam atau yang sengaja dibudidayakan. Sedangkan makanan konsentrat merupakan pakan yang berasal dari bekatul atau dedak.

Makanan yang berasal dari alam adakah makanan yang terbaik untuk perkembangan kambing, Makanan tersebut bisa berupa rumput atau tumbuhan budidaya seperti rumput setariabrachiaria, dan clitoria ternatea.

Atau kalian dapat memanfaatkan limbah dari pertanian yang dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif makanan kambing yang bagus.

Selain itu, makanan kambing yang menjadi sumber protein untuk pertumbuhan kambing diantaranya daun kacang tanah, daun kacang panjang, daun lamtoro, daun gamal, daun kedelai, daun turi dan daun kaliandra.

 

4. Perhatikan Masa Kawin Kambing

Bila kambing yang kamu sudah mulai dewasa, yaitu saat berusia 6-8 bulan yang ditandai dengan telah mulai muncul rasa birahi pada kambing. Kamu dapat mengenal usia kambing dengan melihat catatan kelahirannya atau dengan melihat gigi yang telah tinggal.

Usia kambing yang betina yang siap untuk dikawinkan sekitar 10-12 bulan dan untuk usia kambing pejantan ketika berusia lebih dari 1 tahun.

Untuk mempermudah perkawinan, tempatkan kambing pejantan dan betina ke dalam 1 kandang, hindari perkawinan sedarah untuk meminimalisir cacat genetik pada anak kambing, Cek juga cara membuat wajik durian.