Steak murupakan salah satu olahan dari daging sapi. Masakan lain pun seperti rendang tak kalah rasanya dengan steak. Daging sapi pun memiliki kualitasnya masing-masing, dan tiap kualitas tersebut memiliki harga yang berbeda-beda pula. Namun, tahukah jika ada beberapa bagian daging yang ternyata dijual dengang harga cukup mahal? Berikut ini bagian daging sapi yang paling empuk dan mahal.

Baca juga : Resep Membuat Steak Dari Daging Has Dalam, Enak dan Lezat

Daging Kobe

Daging sapi ini berasal dari sapi  di kota Kobe, Jepang. Selama ini, sering beredar kabar bahwa daging Kobe dihasilkan karena sapi mereka diberikan perawatan yang cukup wah, seperti sering dipijat, rambutnya disisir dengan sake dan diberi minum bir selama sekali sehari.

Ternyata, semua hal itu tidak benar. Kelezatan pada daging Kobe berasal dari sapi yang memang memiliki daging yang sangat berkualitas dan diberi campuran rumput, jerami, kacang kedelai, gandum, jelai dan jagung. Semua hal ini dilakukan supaya daging sapi terasa empuk, penuh rasa dan memiliki jumlah lemak yang pas agar memiliki tekstur yang lembut. Harga per 100 gram daging sapi Kobe adalah US$ 23 atau sekitar Rp 349 ribu.

Daging Wagyu Amerikat Serikat

Daging sapi wagyu dari Amerika Serikat ternyata tidak terlalu berbeda jauh dari daging sapi wagyu Jepang. Daging sapi ini berasal dari sapi wagyu yang diimpor dari Jepang dan dibesarkan di Amerika Serikat meskipun jumlahnya tidak banyak. Daging wagyu Amerika dijual seharga US$ 125 atau Rp 1, 9 juta per 1,7 kg.

Tenderloin

Pada sapi kebanyakan, bagian paling mahal adalah tenderloin atau daging has dalam. Hal ini karena bagian daging ini lebih jarang digunakan dibandingkan bagian tubuh lainnya. Sehingga menghasilkan daging yang lebih lembut dibandingkan bagian tubuh lainnya saat dimakan. Tenderloin atau has dalam biasanya dibanderol harga US$ 26 atau Rp 395 ribu untuk 453 gram (1 pounds).

Filet Mignon

Bagian daging sapi lain yang dianggap lebih lezat dari tenderloin atau has dalam adalah filet mignon. Hal ini disebabkan karena filet mignon berasal dari bagian ujung tenderloin, sehingga dagingnya teramat sangat lembut. Karena kelembutan teksturnya, daging ini bisa dipotong hanya dengan garpu. Biasanya, daging ini bisa ditemukan di restoran kelas atas.

Daging bagian ini biasanya memiliki harga yang paling mahal diantara semua bagian daging sapi. Harga filet mignon adalah US$23 atau Rp 349 ribu untuk 453 gram.

Porterhouse

Porterhouse berasal dari daging bagian tenderloin dan T-Bone, sehingga menyisakan tulang ditengahnya. Meskipun begitu, daging porterhouse mempunyai bagian tenderloin yang lebih besar dibandingkan T-Bone. Tulang pada bagian porterhouse ini juga berguna untuk menguatkan cita rasa daging. Daging ini dibanderol dengan harga US$ 14 atau Rp 212 ribu per 453 gram.

T-Bone

Walaupun harga dari T-Bone tidak semahal filet mignon, T-Bone tetaplah mahal di restoran kelas atas. Daging bagian ini datang dari ujung tenderloin sapi, maka dijamin daging bagian ini juga sangat empuk ketika dimakan. T-Bone biasanya memiliki harga yang sama dengan porterhouse, sekitar US$ 14 atau Rp 212 ribu per 453 gram.

Bone-in Ribeye

Bagian Bone-in Ribeye juga sangat empuk untuk dikonsumsi. Karena daging bagian ini diambil dari bagian atas tulang rusuk sapi yang jarang digerakkan. Jika tulang iga sapi juga diolah bersama dengan ribeye, rasa yang dihasilkan akan sangat lezat. Bone-in Ribeye dijual seharga US$ 22 atau Rp 334 ribu untuk 453 gram.