Belajar dan Berbagi

Resep, Tips dan Peluang Usaha Sekitar Kita

Author: Vendratama Catur Prasetya

Alat Destilasi Asap Cair Dan Cara Pembuatannya

Alat Destilasi Asap Cair – Asap merupakan senyawa yang memiliki bagian komplek yang terdiri dari fase cairan terdispersi dan medium gas sebagai pendispersi. Asap dibuat dengan cara pembakaran yang tidak sempurna.

Dimana melibatkan reaksi dekomposisi konstituen polimer menjadi senyawa organik dengan berat molekul rendah karena pengaruh panas yang meliputi reaksi oksidasi, polimerisasi dan kondensasi. Jumlah dari partikel padat dan partikel cair dalam medium gas menentukan kepadatan asap. Selain itu asap juga memberikan pengaruh dalam warna, rasa, dan aroma pada medium pendispersi gas.

Asap Cair adalah suatu hasil destilasi, pengembunan atau penguapan, dari uap hasil pembakaran langsung maupun tidak langsung dari bahan yang banyak mengandung karbon dan senyawa lainnya. Bahan dasar dan suhu pirolisis mempengaruhi hasil dari asap cair.

Sifat dari asap cair sendiri dipengaruhi oleh komponen utama yaitu selulosa, hemiselulosa dan lignin, yang bagiannya bervariasi tergantung pada jenis bahan yang akan di pirolisis. Proses pirolisis melibatkan berbagai proses reaksi diantaranya dekomposisi, oksidasi, polimerisasi dan kondensasi.

Pembuatan asap cair menggunakan metode pirolisis yaitu peruraian dengan bantuan panas tanpa adanya oksigen atau dengan jumlah oksigen yang terbatas. Biasanya terdapat tiga produk dalam proses pirolisis yakni: gas, pyrolisis oil, dan arang, yang mana proporsinya tergantung dari metode pirolisis, karakteristik biomassa dan parameter reaksi.

Terdapat beberapa cara memanfaatkan energi yang tersimpan dalam biomassa melalui pirolisis. Pembakaran langsung adalah cara yang paling tua digunakan. Biomassa yang dibakar dapat langsung menghasilkan panas tetapi cara ini hanya mempunyai efisiensi sekitar 10%.

Cara lain adalah dengan mengubah biomassa menjadi cairan. Cara ini digunakan karena keuntungannya berupa kemudahan penyimpanan, pengangkutan, serta pembakaran. Cairan yang dihasilkan dari pengolahan biomassa dapat berupa crude bio-oil.

lihat juga! cara membuat asap cair

Langkah Langkah Pembuatan Asap Cair

Peralatan yang digunakan untuk membangun sebuah instalasi pembuatan asap cair dapat dirakit sendiri tentunya dengan standar tertentu seperti kekedapan, kekuatan dan kemanan dalam pengoperasiannya, dengan diagram sebagai berikut:

Peralatan dan bahan yang diperlukan:

  1. Wadah Pengarangan, ruang pembakaran, penampung tar/asap cair, destilator dapat dibuat dari stainless steel atau drum besi yang dimodifikasi seperti gambar diatas.
  2. Pipa besi yang dimodifikasi yang dibentuk seperti gambar diatas
  3. Alat pemanas dapat berupa blower dan atau dapat menggunakan sekam/arang
  4. Pipa PVC (jumlah dan ukuran disesuaikan)
  5. Pompa air
  6. Tangki air dan penyangganya

skema pirolisis

Proses Pembuatan Asap Cair

Bahan baku untuk pembuatan asap cair bisa apapaun yang termasuk bahan organik yang mempunyai selulosa, tetap saat ini yang lazim digunakan sebagai bahan baku untuk asap cair adalah batok kelapa karena pohon kelapa terdapat dimana-mana dan penggunaan tempurung kelapa sangat luas di masyarakat seperti kopra, arang, dan olahan kelapa lainnya.

Oleh karena itu untuk proses pembuatan asap cair menggunakan contoh BATOK kelapa yang dapat diuraikan sebagai berikut:

Sebelum dimasukkan ke reaktor pirolisis, terlebih dahulu tempurung kelapa itu dibersihkan dari kotoran dan sabut yang tertinggal. Kemudian tempurung kelapa dipecah menjadi beberapa bagian agar luas permukaan pembakaran menjadi lebih luas sehingga proses dapat berjalan lebih cepat.

Selanjutnya dilakukan pengeringan dengan cara penjemuran, untuk mengurangi kadar air pada tempurung kelapa.

Kemudian dilanjutkan dengan metode Pirolisis yang merupakan proses reaksi penguraian senyawa-senyawa penyusun kayu keras menjadi beberapa senyawa organik melalui reaksi pembakaran kering pembakaran tanpa oksigen. Reaksi ini berlangsung pada reaktor pirolisator yang bekerja pada temperatur 300-650oC selama 8 jam pembakaran.

Asap hasil pembakaran dikondensasi dengan kondensor yang berupa koil melingkar. Hasil dari proses pirolisis diperoleh tiga produk yaitu asap cair, tar, dan arang. Kondensasi dilakukan dengan koil melingkar yang dipasang dalam bak pendingin. Air pendingin dapatberasal dari air hujan yang ditampung dalam bak penampungan, air sumur, air sungai maupun PDAM.

Proses Kondensasi

Proses Pemurnian Asap Cair untuk mendapatkan asap cair yang tidak mengandung bahan berbahaya sehingga aman bagi bahan pengawet makanan. Asap cair yang diperoleh dari kondensasi asap pada proses pirolisis diendapkan selama seminggu.

Kemudian cairannya diambil dan dimasukkan ke dalam alat destilasi. Suhu destilasi sekitar 150oC, hasil destilat ditampung. Destilat ini masih belum bisa digunakan sebagai pengawet makanan karena ada lagi proses lain yang harus dilewati.

Proses Filtrasi Destilat dengan Zeolit Aktif ditujukan untuk mendapatkan zat aktif yang benar-benar aman dari zat berbahaya. Caranya, zat destilat asap cair dialirkan ke dalam kolom zeolit aktif dan diperoleh filtrat asap cair yang aman dari bahan berbahaya dan bisa dipakai untuk pengawet makanan non karsinogenik.

Proses Filtrasi Filtrat Zeolit Aktif dengan Karbon Aktif Proses filtrasi filtrat zeolit aktif dengan karbon aktif dimaksudkan untuk mendapatkan filtrat asap cair dengan bau asap yang ringan dan tidak menyengat.

Caranya, filtrat dari filtrasi zeolit aktif itu dialirkan ke dalam kolom yang berisi karbon aktif sehingga filtrat yang diperoleh berupa asap cair dengan bau asap ringan dan tak menyengat. Maka sempurnalah asap cair sebagai bahan pengawet makanan yang aman, efektif dan alami.

Cara Membuat Karbon Aktif Batok Kelapa

Cara Membuat Karbon Aktif Batok Kelapa – Arang batok kelapa selama ini lebih sering kita kenal sebagai bahan bakar untuk pemanggangan ikan atau makanan lain. Di balik kehitaman arang batok kelapa itu, ternyata menyimpan nilai ekonomis yang lebih tinggi lagi.

Batok kelapa yang dijadikan arang dapat ditingkatkan nilai ekonomisnya dengan menjadikannya karbon aktif. Cara membuat karbon aktif dari batok kelapa juga relatif lebih mudah.

Pengertian Karbon Aktif

Karbon aktif, atau sering disebut juga sebagai arang aktif, adalah suatu jenis karbon yang memiliki luas permukaan yang sangat besar. Hal ini bisa dicapai dengan mengaktifkan arang tersebut. Hanya dengan satu gram dari karbon aktif, akan didapatkan suatu material yang memiliki luas permukaan kira kira sebesar 500 m2 (didapatkan dari pengukuran adsorpsi gas nitrogen).

Biasanya pengaktifan hanya bertujuan untuk memperbesar luas permukaannya saja, namun beberapa usaha juga berkaitan dengan meningkatkan kemampuan adsorpsi karbon aktif itu sendiri

.

lihat juga! manfaat batok kelapa

Cara Membuat Karbon Aktif Batok Kelapa

Bentuk dan ukuran, dan kualitas batok kelapa harus diperhatikan ketika membuat karbon aktif. Batok kelapa yang akan dijadikan bahan pembuat karbon aktif, sebaiknya bebentuk setengah atau seperempat ukuran batok. Jika ukurannya terlalu hancur, maka batok itu kurang baik dijadikan bahan pembuat karbon aktif.

Dari segi kualitas, batok kelapa yang memenuhi syarat dijadikan bahan karbon aktif adalah kelapa yang benar-benar tua hingga warnanya hitam mengkilap dan keras.Batok yang dijadikan bahan pembuat karbon aktif umumnya dari kelapa yang dijadikan kopra.

Batok kelapa yang dihasilkan merupakan belahan dua dari satu buah kelapa utuh. Untuk membuat karbon aktif yang benar-benar berkualitas, batok harus bersih dan terpisah dari sabutnya.

 

karbon aktif

Tahapan Membuat Karbon Aktif

Ada dua tahapan membuat karbon aktif yang berkualitas dari batok kelapa. Tahap pertama yang harus dilakukan adalah batok dibuat arang dengan peralatan drum berpenutup.

Tahap kedua, melalui proses penggilingan arang batok hingga menghasilkan karbon aktif dan serbuk arang. Serbuk arang ini masih bisa diproses menjadi briket arang batok. Penggilingan itu dilakukan dengan mesin sederhana berpenggerak listrik, diesel, atau bensin.

Kualitas batok dan proses pembakaran akan sangat menentukan rendemen karbon aktif yang dihasilkan. Kualitas batok kelapa biasa lebih baik dibanding kelapa hibrida.

Agar dapat memperoleh rendemen karbon aktif yang lebih baik, langkah langkah proses pembakaran dengan cara drum diberi empat lubang di bagian bawah. Agar selama pembakaran udara bisa masuk, drum harus diganjal tiga potongan batu bata.

Pembakaran arang dilakukan lapis demi lapis batok. Memulai pembakaran bisa dengan menggunakan kertas atau daun kelapa kering yang ditaruh di atas satu lapis batok di dasar drum. Setelah batok lapisan pertama terbakar, sedikit demi sedikit satu lapisan ditaruh diatasnya. Langkah ini terus dilakukan sampai drum penuh.

Ketika batok lapisan atas mulai terbakar, batu bata yang menjadi ganjalan drum perlahan lahan diambil, sehingga dasar drum langsung menyentuh tanah dan menutup lubang. Kemudian drum ditutup rapat rapat dan jangan sampai ada udara yang masuk.

Jika ada udara yang masuk, maka arang yang ada dalam drum akan menjadi abu. Tetapi kalau drum ditutup rapat sebelum seluruh batok terbakar, batok tidak akan menjadi arang.

Keesokan harinya, setelah drum dingin, tutupnya dibuka, kemudian drum dibaringkan. Arang batok kemudian dibongkar secara perlahan-lahan. Arang batok yang tampak hitam, mengkilap, utuh, keras, dan mudah dipatahkan menunjukkan kualitasnya baik. kadar air dalam arang batok kelapa antara 50-70 persen.

Cara Membuat Toples Dari Batok Kelapa

Cara Membuat Toples Dari Batok Kelapa – Pohon kelapa merupakan sebuah tanaman yang memiliki banyak sekali manfaat dan kegunaan. Semua bagian dari pohon kelapa ini hampir bisa dimanfaatkan, mulai dari akar sampai daun bahkan tulang daunnya pun memiliki manfaat.

Akarnya bisa digunakan untuk membuat kerajinan berupa hiasan, topeng, ataupun patung. Batang pohonnya dapat digunakan sebagai rangka atap bangunan, bahkan sering dimanfaatkan menjadi jembatan oleh masyarakat. Daunnya bisa digunakan untuk membuat ketupat, sedangkan tulang daunnya dapat dibuat menjadi sapu lidi dan masih banyak manfaat lain dari tanaman pohon kelapa ini.

Tidak ketinggalan buahnya juga memiliki berbagai manfaat. Airnya bisa dimanfaatkan untuk diminum dan memiliki berbagai kasiat salah satunya menghilangkan dehidrasi, daging buahnya yang masih muda bisa dicampurkan dengan air buah kelapa dan menjadi berbagai macam minuman, sedangkan dagingnya yang sudah tua bisa dimanfaatkan menjadi santan, srundeng dan lain sebagainya.

Sabut kelapa bisa dimanfaatkan menjadi berbagai macam kerajinan seperti sapu, keset dan lain lain. Batoknya juga bisa menjadi kerajinan tangan yang bernilai jual tinggi bahkan bisa dimanfaatkan menjadi briket dan asap cair dengan pengolahan lebih lanjut.

Ada banyak sekali kerajinan yang bisa dibuat dari batok kelapa. Mulai dari yang hanya sebagai hiasan, miniature, sampai menjadi peralatan dapur. Seperti tempat lampu, gantungan kunci, asbak, gelas, miniature vespa dan kapal sampai menjadi gayung. Semua sangat berguna dan tentu memiliki nilai dan harga jual lebih dari pada hanya sekedar batok kelapa saja. Dari sekian banyaknya kerajinan batok kelapa, berikut cara pembuatan salah satu kerajinan batok kelapa yakni toples dari batok kelapa.

lihat juga! cara membuat jam dari batok kelapa

 

toples

Cara Membuat Toples Dari Batok Kelapa

Alat dan Bahan :

Batok kelapa

Gergaji

Amplas

Lem kayu

Daun pisang kering

Cat pernis

Pensil

Kayu

Rotan

Alat dan bahan tambahan lainnya yang dirasa perlu digunakan.

Langkah Langkah Membuat Tempat Pena Dari Batok Kelapa :

Pilihlah batok kelapa yang benar-benar tua dan kering (biasanya pada bagian potongannya mempunyai warna yang hitam).

Bersihkan sisa sisa serabut kasar di permukaan batok dengan menggunakan pisau, kemudian bersihkan sisa sisa serabut halus dengan menggunakan amplas kasar, setelah menggunakan amplas kasar gunakan amplas halus untuk menghaluskan permukaan batok kelapa.

Potong batok kelapa menjadi ¾ bagian, buat dudukan toples dari sisa potongan batok yang sudah tidak terpakai atau bisa membuat dari batok yang masih utuh.

Selanjutnya potong kayu sebagai pegangan tutup toples, bentuk sesuai selera.

Kemudian potong juga kayu menjadi lingakaran mengikuti bentuk dari batok kelapa, kemudian lilitkan kulit rotan untuk mempercantik tampilan, setelah itu pasang pada bekas potongan batok kelapa bagian bawah menggunakan lem.

Kayu ini berguna sebagai dudukan tutup kelapa supaya bisa menutup dengan rapat, jika perlu tambahkan karet yang food grade agar udara tetap terperangkap didalam toples, sehingga makan tetap terjaga kerenyahannya.

Langkah selanjutnya pasang dudukan toples menggunakan lem, setelah itu pasang juga pegangan pada tutup toples.

Setelah semua bagian terpasang haluskan kembali menggunakan amplas halus, bersihkan dari debu.

Untuk membuat permukaan batok menjadi mengkilat dapat dilakukan dengan dua cara. Cara pertama merupakan cara alami yaitu dengan menggosoknya menggunakan daun pisang kering secara berulang sedangkan cara kedua adalah dengan mengecatnya menggunakan cat pernis.

Toples dari batok kelapa sudah siap digunakan.

Demikian cara membuat toples dari batok kelapa, semoga bermanfaat bagi kita semua.

Cara Membuat Asbak Dari Batok Kelapa

Cara Membuat Asbak Dari Batok Kelapa – Indonesia, negara tropis dengan puluhan ribu pulaunya mempunyai potensi sumber daya yang besar, salah satunya ialah pohon kelapa. Indonesia memiliki hamparan perkebunan Kelapa terluas di dunia, bersaing dengan negara tetangga Philipina. Pohon kelapa merupakan sebuah tanaman yang memiliki banyak sekali manfaat dan kegunaan. Semua bagian dari pohon kelapa ini hampir bisa dimanfaatkan, mulai dari akar sampai daun bahkan tulang daunnya pun memiliki manfaat.

Akarnya bisa digunakan untuk membuat kerajinan berupa hiasan, topeng, ataupun patung. Batang pohonnya dapat digunakan sebagai rangka atap bangunan, bahkan sering dimanfaatkan menjadi jembatan oleh masyarakat. Daunnya bisa digunakan untuk membuat ketupat, sedangkan tulang daunnya dapat dibuat menjadi sapu lidi dan masih banyak manfaat lain dari tanaman pohon kelapa ini.

Tidak ketinggalan buahnya juga memiliki berbagai manfaat. Airnya bisa dimanfaatkan untuk diminum dan memiliki berbagai kasiat salah satunya menghilangkan dehidrasi, daging buahnya yang masih muda bisa dicampurkan dengan air buah kelapa dan menjadi berbagai macam minuman, sedangkan dagingnya yang sudah tua bisa dimanfaatkan menjadi santan, srundeng dan lain sebagainya.

Sabut kelapa bisa dimanfaatkan menjadi berbagai macam kerajinan seperti sapu, keset dan lain lain. Batoknya juga bisa menjadi kerajinan tangan yang bernilai jual tinggi bahkan bisa dimanfaatkan menjadi briket dan asap cair dengan pengolahan lebih lanjut.

 

asbak batok kekapa

Pemanfaatan Batok Kelapa

Ada banyak sekali kerajinan yang bisa dibuat dari batok kelapa. Mulai dari yang hanya sebagai hiasan, miniature, sampai menjadi peralatan dapur. Seperti tempat lampu, gantungan kunci, bros, toples, miniature vespa dan kapal sampai menjadi gayung. Semua sangat berguna dan tentu memiliki nilai dan harga jual lebih dari pada hanya sekedar batok kelapa saja.

Kreatif adalah kata kunci utama dalam pembuatan produk dari bahan batok kelapa, tanpa kekreatifan produk yang dihasilkan dari batok kelapa hanya seperti itu itu saja, apalagi di zaman modern sekarang ini yang anak mudanya lebih suka pada produk yang memiliki keunikan tersendiri. Dari pemikiran ini lah kita bisa membuat asbak dari batok kelapa dengan bentuk yang unik.

Kerajinan dari batok kelapa yang satu ini mungkin akan memiliki nilai jual tinggi, sebab jumlah perokok di Indonesia begitulah banyak. Para perokok membutuhkan asbak untuk membuang sisa rokok mereka. Asbak yang sering kita lihat kebanyakan adalah asbak yang terbuat dari keramik, marmer dan bahan lainnya yang sudah sering kita jumpai.

Karena bahan batok kelapa ini merupakan bahan yang jarang dipakai untuk hal seperti ini, tentunya akan menimbulkan daya tarik sendiri terlebih apabila dalam pembuatannya diberikan inovasi-inovasi yang kreatif.

lihat juga! cara membuat kerajinan dari batok kelapa

Berikut cara pembuatan asbak dari batok kelapa

Memilih Batok Kelapa

Pilihlah batok kelapa yang sudah tua dengan tekstur yang keras dan bentuk yang baik yakni lonjong atau bundar tanpa ada benjolan atau kerusakan lain. Bagaimana cara membedakan batok kelapa yang keras atau tidak? Biasanya, batok kelapa yang teksturnya keras, ketika dipotong melintang memiliki warna kehitaman. Jadi, untuk menghasilkan kerajinan tangan yang bagus, pilihlah batok kelapa yang berkualitas juga.

Setelah mendapatkan batok kelapa yang berkualitas, langkah selanjutnya kita perlu mempersiapkan alat dan juga bahan pendukung lainnya.

Alat dan bahan:

1 buah batok kelapa tua

Gergaji

Lem kayu

Amplas

Pernis

 

Cara pembuatan:

Siapkan batok kelapa dan amplas bagian permukaan nya.

Potong batok kelapa menjadi ½ bagian dari batok yang utuh.

Setelah itu buat mangkok kecil sebagai tempat putung rokok, kemudian bagian setengah potongan batok yang lain kita potong bagian sisinya hingga batok berlubang di dua sisinya, satu sisinya dipotong sesuai ukuran dari potongan mangkuk kecil tadi. Sisa potongannya bisa kita gunakan sebagai hiasan.

Setelah semua selasai dipotong langkah selanjutnya adalah merangkai, pertama pasang mangkuk kecil dengan bagian batok satunya, pasang sesuai sisi yang memiliki lebar lubang yang sama, kedua pasang sisa potongan yang kita jadikan hiasan tadi dengan posisi behadapan, kemudian beri cekungan kecil dia atas asbak tepat di bagian hiasan, gunanya sebagai tempat meletakkan batang rokok.

Langkah terakhir ialah amplas kembali seluruh permukaan menggunakan amplas halus dan bersihkan dari sisa debu, kemudian pernis semua bagian asbak tunggu hingga kering dan asbak siap dipakai.

Demikian cara membuat toples dari batok kelapa, semoga bermanfaat bagi kita semua.

Resep Sagon Bakar Betawi Renyah

 Resep Sagon Bakar Betawi – Kue kering adalah kue yang bertekstur keras dan renyah karena memiliki kadar air yang relatif minim. sehingga mempunyai daya simpan yang sangat tinggi. Bahannya terdiri dari tepung beras, tepung ketan, terigu, sagu dan lain sebagainya. Cara pembuatannya biasanya di goreng atau di panggang dalam oven. Kue kering yang dioven biasanya di sebut cookies.

Salah satu jenis kue kering tradisional yang cukup dikenal dari jaman dahulu hingga sekarang adalah kue sagon kelapa. Kue sagon ini sepertinya tak pernah lekang di telan jaman, bahkan hingga saat ini dimana kue jaman sekarang atau kue modern sudah mulai mengambil alih keberadaan kue tradisional dan jajanan pasar Nusantara.

Kue sagon adalah kue kering dengan bahan utamanya dari tepung beras ketan dengan campuran kelapa, Kue ini termasuk kedalam jenis makanan ringan yang lezat dan enak dikonsumsi kapan saja, terutama ketika disaat santai dengan di temani secangkir teh. Ciri khas dari Kue Sagon adalah  identik dengan hari raya lebaran maupun hari raya lain dan perayaan perayaan lainnya.

Dengan cita rasanya yang manis, gurih dan renyah sewaktu digigit, membuat kue sagon tak pernah kehabisan pecintanya. Asal muasal kue sagon sendiri hingga saat ini masih belum diketahui secara pasti dari mana asalnya, namun sebagian ada yang berpendapat bahwa kue kering ini berasal dari Jawa dan sebagian lain berpendapat bahwa kue ini berasal dari beberapa daerah di Indonesia.

Kita patut berbangga dan berterimakasih kepada siapapun penemunya yang telah menciptakan kue kering tradisional yang memiliki rasa yang begitu nikmat ini.

bahan kue sagon

Kreasi Kue Sagon

Kue kering ini memiliki bentuk standar antara kotak atau lonjong, namun seiring bergantinya waktu, kue sagon mengalami banyak perubahan terutama dalam hal bentuk. Kebanyakan orang berkreasi menggunakan cetakan kue dengan berbagai bentuk sehingga membuat kue sagon terlihat lebih menarik.

Selain dari bentuk, kini orang orang mulai menambahkan beberapa bahan seperti keju, kacang, santan dan bahan tambahan lainnya. Bahkan tidak sedikit yang mencoba mengkreasikan dengan bahan utama seperti tepung beras dan tepung kanji.

Resep dan cara pembuatan kue sagon sendiri umumnya begitu sederhana, dengan bahan bahan yang begitu mudah dan umum dijumpai. Dan berikut ini adalah salah satu resep dari kue sagon kelapa yakni kue sagon bakar Betawi. Semoga dengan resep  yang kami bagikan ini dapat menambah pengetahuan dan mempermudah anda dalam membuat kue sagon dirumah yang memiliki citarasa sesuai dengan selera anda.

lihat juga! cara membuat kue sagon

Cara Membuat Kue Sagon Bakar Betawi

Bahan Pembuatan Kue Sagon Bakar Betawi :

1/2 kg tepung beras putih

1 butir kelapa parut

1/4 gula pasir

2 sendok makan garam

Langkah  Langkah Membuat Kue Sagon Bakar Betawi :

Sangrai terlebih dahulu kelapa yang sudah diparut hingga kekuningan, setelah itu sisihkan.

Kemudian sangrai tepung beras putih dengan api kecil, setelah 5 menit masukan kelapa sangrai tadi dan usahakan diaduk terus jangan sampai ditinggal agar tepung tidak menjadi gosong.

Setelah tepung berubah warna agak sedikit kekuningan, matikan kompor dan tuang dalam wadah kemudian masukan gula dan aduk hingga rata.

Tunggu uap panas nya hingga menghilang, dan cetak menggunakan cetakan kue.

Lalu masukan ke dalam wadah kedap udara atau toples.

Sagon bakar Betawi siap disantap.

Demikian resep kue sagon bakar betawi, semoga bermanfaat untuk anda semua.

© 2018 Belajar dan Berbagi

Theme by Anders NorenUp ↑