Belajar dan Berbagi

Resep, Tips dan Peluang Usaha Sekitar Kita

Author: Ahmad Reza Nurjaman

Steak Dari Bagian Daging Sapi yang Paling Empuk dan Mahal

Steak murupakan salah satu olahan dari daging sapi. Masakan lain pun seperti rendang tak kalah rasanya dengan steak. Daging sapi pun memiliki kualitasnya masing-masing, dan tiap kualitas tersebut memiliki harga yang berbeda-beda pula. Namun, tahukah jika ada beberapa bagian daging yang ternyata dijual dengang harga cukup mahal? Berikut ini bagian daging sapi yang paling empuk dan mahal.

Baca juga : Resep Membuat Steak Dari Daging Has Dalam, Enak dan Lezat

Daging Kobe

Daging sapi ini berasal dari sapi  di kota Kobe, Jepang. Selama ini, sering beredar kabar bahwa daging Kobe dihasilkan karena sapi mereka diberikan perawatan yang cukup wah, seperti sering dipijat, rambutnya disisir dengan sake dan diberi minum bir selama sekali sehari.

Ternyata, semua hal itu tidak benar. Kelezatan pada daging Kobe berasal dari sapi yang memang memiliki daging yang sangat berkualitas dan diberi campuran rumput, jerami, kacang kedelai, gandum, jelai dan jagung. Semua hal ini dilakukan supaya daging sapi terasa empuk, penuh rasa dan memiliki jumlah lemak yang pas agar memiliki tekstur yang lembut. Harga per 100 gram daging sapi Kobe adalah US$ 23 atau sekitar Rp 349 ribu.

Daging Wagyu Amerikat Serikat

Daging sapi wagyu dari Amerika Serikat ternyata tidak terlalu berbeda jauh dari daging sapi wagyu Jepang. Daging sapi ini berasal dari sapi wagyu yang diimpor dari Jepang dan dibesarkan di Amerika Serikat meskipun jumlahnya tidak banyak. Daging wagyu Amerika dijual seharga US$ 125 atau Rp 1, 9 juta per 1,7 kg.

Tenderloin

Pada sapi kebanyakan, bagian paling mahal adalah tenderloin atau daging has dalam. Hal ini karena bagian daging ini lebih jarang digunakan dibandingkan bagian tubuh lainnya. Sehingga menghasilkan daging yang lebih lembut dibandingkan bagian tubuh lainnya saat dimakan. Tenderloin atau has dalam biasanya dibanderol harga US$ 26 atau Rp 395 ribu untuk 453 gram (1 pounds).

Filet Mignon

Bagian daging sapi lain yang dianggap lebih lezat dari tenderloin atau has dalam adalah filet mignon. Hal ini disebabkan karena filet mignon berasal dari bagian ujung tenderloin, sehingga dagingnya teramat sangat lembut. Karena kelembutan teksturnya, daging ini bisa dipotong hanya dengan garpu. Biasanya, daging ini bisa ditemukan di restoran kelas atas.

Daging bagian ini biasanya memiliki harga yang paling mahal diantara semua bagian daging sapi. Harga filet mignon adalah US$23 atau Rp 349 ribu untuk 453 gram.

Porterhouse

Porterhouse berasal dari daging bagian tenderloin dan T-Bone, sehingga menyisakan tulang ditengahnya. Meskipun begitu, daging porterhouse mempunyai bagian tenderloin yang lebih besar dibandingkan T-Bone. Tulang pada bagian porterhouse ini juga berguna untuk menguatkan cita rasa daging. Daging ini dibanderol dengan harga US$ 14 atau Rp 212 ribu per 453 gram.

T-Bone

Walaupun harga dari T-Bone tidak semahal filet mignon, T-Bone tetaplah mahal di restoran kelas atas. Daging bagian ini datang dari ujung tenderloin sapi, maka dijamin daging bagian ini juga sangat empuk ketika dimakan. T-Bone biasanya memiliki harga yang sama dengan porterhouse, sekitar US$ 14 atau Rp 212 ribu per 453 gram.

Bone-in Ribeye

Bagian Bone-in Ribeye juga sangat empuk untuk dikonsumsi. Karena daging bagian ini diambil dari bagian atas tulang rusuk sapi yang jarang digerakkan. Jika tulang iga sapi juga diolah bersama dengan ribeye, rasa yang dihasilkan akan sangat lezat. Bone-in Ribeye dijual seharga US$ 22 atau Rp 334 ribu untuk 453 gram.

Resep Membuat Steak Dari Daging Has Dalam, Enak dan Lezat

Steak atau Bistik adalah masakan yang terdiri dari sepotong besar daging yang biasanya daging sapi, khususnya dari daging sapi has dalam, dengan tambahan sayuran pelengkap seperti kentang, wortel dan buncis. Tidak hanya daging sapi, berbagai macam daging merah, dada ayam dan ikan seringkali dipotong untuk dimasak menjadi steak. Tiap bagian dari daging sapi punya kandungan lemak hewani yang berbeda. Tingkat persebaran lemak di sela jaringan otot daging sapi menentukan tingkat keempukan dari daging sapi tersebut. Sebelum disajikan, steak kebanyakan dipotong tegak lurus dengan serat otot, menambah kelegitan daging. Steak biasanya dimasak dengan cara dipanggang, meskipun steak juga dapat dimasak dengan cara digoreng. Tidak sulit bukan membuat steak dari daging has dalam.

Untuk steak daging sapi, bagian daging yang digunakan tidak terbatas hanya pada has dalam (tenderloin) atau has luar (sirloin) saja. Namun, bagian daging sapi yang lain pun bisa dibuat untuk steak dan rasanya tetntu tidak kalah dengan daging has luar atau has dalam.

Baca juga : Cara Membuat Soto Daging Sapi Yang Lezat

Berikut ini resep membuat steak dari daging has dalam, enak dan lezat tentunya. Tak lupa, belilah daging sapi yang berkualitas tinggi karena akan mempengaruhi cita rasa dan tekstur dari steak itu sendiri.

Bahan-bahan yang dibutuhkan :

  • 100 gram daging sapi bagian has dalam atau tenderloin
  • 4 sendok makan bumbu barbekyu
  • 1 Siung bawang putih
  • ¼ siung bawang bombai
  • 3 sendok makan saus tiram
  • 2 sendok makan saus tomat
  • 1 sendok makan kecap manis
  • Garam secukupnya
  • 100 ml air kaldu sapi
  • 1 buah kentang
  • 1 buah wortel
  • Margarin secukupnya
  • 2 sendok makan tepung maizena
  • air secukupnya untuk melarutkan tepung maizena

Cara membuat :

Pipihkan daging sapi has dalam dengan cara pukul-pukul daging menggunakan pemukul daging berulang kali sampai bentuk daging agak tipis.

Lumuri daging sapi tadi dengan bumbu barbekyu, kemudian diamkan daging selama 30-45 menit.

Cincang halus bawang bombai dan bawang putih.

Siapkan wajan, panaskan margarin, kemudian masukan bawang bombai dan bawang putih yang sudah di cincang halus tadi kemudian tumis bawang hingga harum.

Tambahkan saus tiram, saus tomat dan kecap ke dalam tumisan bawang tadi kemudian aduk hingga rata.

Kemudian tuang air kaldu, beri sedikit garam, aduk dan diamkan hingga mendidih.

Masukkan larutan tepung maizena, tunggu hingga kental lalu angkat.

Rebus wortel dan kentang lalu sisihkan. Tambahan : kentang juga dapat digoreng jika tidak suka direbus.

Panaskan wajan kemudian masukkan daging yang sudah dilumuri bumbu tadi.

Jangan lupa untuk membolak-balik tiap bagian steak hingga matang merata menggunakan api kecil.

Jika steak sudah matang, sajikan steak di atas piring atau hotplate dengan kentang dan wortel tadi lalu siram daging steak dengan bumbu saus tadi. Steak has dalam siap disantap.

Khasiat dan Manfaat Steak Untuk Kesehatan

Berbicara tentang steak dengan penampilan yang menggoda dan rasa yang begitu nikmat ini telah menjadi salah satu hidangan yang banyak diminati dan dicari. Hal tersebut disebabkan oleh kandungan yang ada di dalam makanan ini memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan tubuh. Berikut ini manfaatnya :

Pemeliharaan sel tubuh

Steak memiliki kandungan protein yang sangat penting untuk memelihara sel tubuh yang sehat, kandungan tersebut bisa menjadi asupan yang sangat baik untuk memproduksi dan menggantikan sel-sel tubuh yang sudah mati.

Meningkatkan kekebalan tubuh

Kandungan yang terdapat pada steak ini juga penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Sistem imunitas tubuh mendapatkan dukungan dari berbagai jenis organ tubuh yang sehat.

Mencegah dan menyembuhkan anemia

Anemia atau kurang darah adalah salah satu peyakit yang membutuhkan kandungan zat besi, agar dapat kembali dengan cepat membentuk darah merah secara drastis. Disarankan untuk mengonsumsi steak daging karena pada steak memiliki zat besi cukup tinggi sehingga dapat membantu dalam mencegah dan menyembuhkan anemia.

Plastik Vakum Untuk Kemasan Daging Supaya Awet dan Tahan Lama

Daging sapi adalah jenis bahan pangan yang sering digunakan untuk diolah menjadi berbagai jenis produk makanan yang banyak disukai orang seperti sosis, bakso dan lain-lain. Cara pengolahan daging sapi yang cukup mudah karena tekstur daging sapi tersebut mudah dirubah menjadi apapun dan juga rasanya enak juga. Protein yang terkandung didalam daging sapi juga cukup banyak. Namun masalah yang sering di alami oleh orang-orang adalah daging sapi ini tidak dapat bertahan dalam cukup waktu yang lama, hal tersebut dikarenakan daging sapi ini bisa membusuk. Adapun salah satu cara menyimpan daging sapi ini yaitu dengan menggunakan cara yang modern, yaitu dengan menggunakan plastik vakum untuk kemasan daging sapi.

Baca juga : Inilah 2 Resep Cara Membuat Bakso Daging Yang Wajib Dicoba

Fungsi plastik vakum ini pada pengemasan daging sapi adalah untuk membuat daging sapi tersebut bertahan dalam waktu yang cukup lama dan juga mengurangi jumlah bunga es jika daging sapi tersebut disimpan di dalam freezer dalam jangka waktu yang lama.

Bahan Plastik Kemasan Untuk Daging Sapi

Kemasan kedap udara biasanya dibuat dari bahan plastik LDPE, PET atau nylon. Plastik tersebut memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing, karena kualitas plastik yang berbeda anatar satu dengan lainnya. Berikut ini ketiga jenis plastik yang digunakan untuk membuat kemasan kedap udara.

LDPE

Low Density Polyethylene (LDPE)  adalah jenis plastik yang dibuat dari minyak bumi atau thermoplastik. Sifat dari plastik jenis LDPE adalah kuat, agak tembus cahaya, fleksibel dan permukaannya agak berlemak. Pada suhu kurang dari 60˚C, plastik LDPE sangat resisten terhadap senyawa kimia, daya proteksi terhadap uap air tergolong baik, akan tetapi kurang baik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen. Kemasan kedap udara yang berbahan LDPE sulit dihancurkan tetapi tetap baik untuk kemasan makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini. Plastik jenis ini jarang diproses untuk didaur ulang, meskipun didaur ulang plastik ini biasa digunakan sebagai bahan pembuat ubin lantai.

PET

Polyethylene Terephthalate (PTE/PETE) adalah jenis plastik yang bersifat jernih, transparan dan tembus pandang. Biasanya plastik jenis ini digunakan untuk botol kemasan air mineral. Plastik jenis ini direkomendasikan hanya untuk sekali pakai, atau maksimal tiga kali pakai. Bila terlalu sering digunakan, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat akan sangat berbahaya karena dapat menyebabkan lapisan polimer pada botol meleleh dan mengakibatkan zat karsinogenik yang dapat menyebabkan penyakit kanker, karena pembuatan polyethylene terephthalate menggunakan senyawa antimoni trioksida.

Nilon

Plastik untuk kemasan vakum terbuat dari material nilon yang dikenal sebagai bahan yang cukup tebal sehingga mampu melindungi produk makanan yang ada di dalamnya. Meski kemasan dalam ketebalan tertentu tidak akan mudah rusak atau pun tergores. Bahan nylon juga mampu beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang ekstrem sehingga baik makanan ringan maupun makanan bahan makanan lainnya akan terjaga dalam kemasan tersebut.

Nylon atau nilon adalah jenis plastik yang termasuk produk polimer sintetis. Plastik jenis ini memiliki tingkat kekuatan dan elastisitas yang sangat tinggi, karena terdiri dari serat sintetis yang dibuat dari minyak bumi. Nylon biasanya digunakan untuk produk yang membutuhkan daya tahan yang tinggi seperti tali pancing. Produk lain dari nylon yaitu digunakan sebagai bahan kain.

Harga plastik nylon dibandingkan dengan plastik kemasan jauh lebih mahal karena memiliki keunggulan lebih lentur, tidak mudah longgar dan tahan lama. Plastik nylon juga dijual sesuai ukuran. Plastik ini juga digunakan untuk meningkatkan daya tahan atau lama kadaluarsa suatu produk. Sehingga dengan menggunakan kemasan vacuum nylon, udara tidak bisa lagi ketika udara di dalam sudah divacuum keluar.

Inilah Jenis Plastik Untuk Makanan Beku

Berbagai macam cara telah diterapkan supaya makanan yang telah diproduksi mampu bertahan lama selama penyimpanan hingga ke tangan konsumen. Salah satu produk terutama produk makanan yang perlu diperhatikan dalam pengemasannya adalah makanan beku atau frozen food yang kini mulai digemari oleh masyarakat. Berbagai jenis plastik untuk makanan beku pun sudah diciptakan untuk mengemas produk makanan tersebut.

Baca juga : Ketahui..! Bahaya Sampah Dari Kemasan Makanan Plastik

Pengemasan merupakan salah satu cara untuk melindungi atau mengawetkan produk pangan maupun non pangan. Pengemasan juga memiliki peranan yang sangat penting dalam menunjang distribusi produk, terutama produk yang mudah mengalami kerusakan.

Pengemasan produk makanan beku dapat melindungi bahan dari dehidrasi atau hilangnya cairan yang disebabkan oleh proses sublimasi selama pembekuan. Sublimasi atau penguapan terjadi didalam semua kondisi penyimpanan beku. Pengemasan produk yang memadai dapat mencegah terjadinya freeze burn. Freeze burn adalah proses terjadinya perubahan warna, tekstur, cita rasa dan nilai gizi dari suatu produk bahan pangan beku.

Jenis Plastik yang Digunakan

Kemasan yang umumnya digunakan untuk makanan beku atau frozen food adalah plastik jenis Polietilen (PE), HDPE, LDPE. Adapun jenis yang lebih modern menggunakan edibel film untuk mengemas makanan beku. Produk susu akan cukup baik jika dikemas dengan jenis plastik HDPE dan LDPE.

Sebelum makanan beku masuk ke dalam kemasan, makanan beku harus melewati proses pembekuan atau pendinginan yang baik terlebih dahulu. Pembekuan yang baik pada umumnya dilakukan pada suhu -12 sampai -24 derajat celsius. Sedangkan untuk pembekuan yang cepat atau quick freezing dilakukan pada suhu -24 sampai -40 derajat celsius. Proses pendinginan biasanya akan mengawetkan bahan makanan selama beberapa hari atau minggu tergantung dari bahan makanannya. Dari proses tersebut maka akan diperoleh sinergisitas antara pengemasan dan pengolahan yang baik sehingga produk makanan frozen food dapat bertahan lama dan kualitasnya terjaga hingga ke tangan konsumen.

Penggunaan kemasan vakum atau kemasan kedap udara sangat memberikan kontribusi yang baik untuk industri makanan terutama yang ada di rumahan, karena dengan menggunakan alat tersebut makanan makanan yang awalnya harus dijual cepat akibat memiliki daya tahan yang lumayan sedikit, kini bisa lebih bertahan lama karena bisa dimasukan ke dalam kemasan yang diberikan efek vakum. Dengan demikian, maka kerugian akibat daya tahan makanan yang sebentar akan diminimalisasi dan pedagang akan jauh merasa aman terhadap produk yang dijualnya dikarenakan bisa lebih bertahan lama dan bisa dipasarkan ke tempat yang lebih jauh dari jangkauan yang sudah ada sebelumnya.

Makanan yang sudah dikemas dalam kemasan vakum bisa terlihat fresh dan segar. Proses pengiriman produk yang jauh dengan jarak tempuh yang tidak sebentar tidak akan membuat pedagang khawatir lagi karena tidak akan terjadi pembusukan atau kehancuran pada produk makanan tersebut. Kemasan  vakum atau kemasan kedap udara mempermudah sekaligus menjadi sebuah solusi untuk permasalahan produksi dan pengemasan dengan harga yang terjangkau. Manfaat dari kemasan vakum ini biasanya dimanfaatkan oleh pedagang bandeng presto, pedagang sosis, nugget, dan makanan lainnya yang membutuhkan ruang hampa udara untuk bertahan lebih lama sehingga akan sampai ke tangan konsumen dalam keadaan masih bisa dikonsumsi. Selain untuk mengawetkan makanan, kemasan kedap udara juga dipakai untuk mengurangi ukuran kemasan suatu produk, karena bentuk kemasan yang fleksibel serta menggunakan plastik yang berukuran pas dengan bentuk produk yang akan dikemas. Kemasan juga berbobot ringan karena terbuat dari plastik.

Mudah Disimpan, Inilah Makanan Tahan Lama Tanpa Kulkas

Ada beberapa makanan khususnya buah dan sayuran yang tidak perlu disimpan di dalam kulkas. Alasannya sangat sederhana, makanan tersebut justru akan kehilangan rasa asli dan tekstur mereka. Hal tersebut terjadi karena kulkas maupun lemari pendingin serupa lainnya justru membuat makanan tersebut berjamur. Berikut ini berbagai makanan tahan lama tanpa kulkas. Jangan lupa, cukup letakkan makanan berikut ini di ruang terbuka seperti contohnya meja dapur.

Baca juga : Mari Coba Resep Dari Contoh Makanan Awetan Dari Bahan Nabati

Tomat

Tomat adalah tumbuhan asli Amerika Tengah dan Selatan, dari Meksiko sampai Peru. Tomat merupakan tanaman yang dapat tumbuh setinggi 1 sampai 3 meter dan memiliki siklus hidup singkat. Tanaman ini memiliki buah berawarna hijau, kuning, dan merah yang biasa dipakai sebagai sayur dalam masakan atau dimakan secara langsung tanpa diproses.

Jika tomat disimpan di dalam lemari pendingin, tomat akan mulai kehilangan rasa dan tekstur. Sebaiknya simpan tomat di dalam mangkuk atau keranjang di meja dapur. Apabila Anda menginginkan tomat tomat lebih cepat masak, masukkan tomat ke dalam wadah kantung kertas terlebih dahulu.

Kentang

Kentang merupakan tanaman dari suku Solanaceae yang memiliki umbi batang yang dapat dimakan. Umbi dari kentang saat ini telah menjadi salah satu makanan pokok penting di Eropa walaupun pada awalnya didatangkan dari Amerika Selatan. Kentang dibawa oleh Penjelajah Spanyol dan Portugis ke Eropa dan mengembangbiakkan tanaman ini.

Tanaman kentang yang asalnya dari Amerika Selatan ini, telah dibudidayakan oleh penduduk di sana sejak ribuan tahun silam. Tanaman ini merupakan tanaman semusim dan menyukai iklim yang sejuk, kentang cocok ditanam di dataran tinggi.

Terdapat perubahan rasa dari pati dan akan terbentuk kentang yang berpasir. Hal ini disebabkan oleh penyimpanan kentang di dalam kulkas. Maka dari itu, lebih baik menyimpan kentang dengan menggunakan kantung kertas di tempat yang gelap, dan juga jangan menggunakan plastik untuk mengurangi kelembaban.

Bawang Bombai

Bawang bombai pada umumnya biasa digunakan dalam memasak makanan di Indonesia, tidak hanya digunakan sebagai hiasan tetapi juga bagian dari masakan karena bentuknya yang besar dan tebal dagingnya. Bawang jenis ini disebut bawang bombai karena dibawa oleh pedagang-pedagang yang berasal dari kota Bombai, yang saat ini disebut kota Mumba di India ke Indonesia.

Cara penyimpanan bawang bombai yang baik adalah dengan menggunakan kantung kertas di tempat yang dingin, gelap, dan berventilisasi baik, serta jangan lupa meletakkan bawang dekat dengan kentang.

Bawang Putih

Bawang putih sudah lama menjadi bahan masakan di daerah sekitar Laut Tengah, serta bumbu umum di Asia, Afrika, dan Eropa. Juga dikenal di dalam catatan Mesir kuno, digunakan baik sebagai campuran masakan maupun pengobatan. Umbi dari tanaman bawang putih ini merupakan bahan utama untuk bumbu dasar masakan Indonesia.

Menyimpan bawang putih di dalam kulkas akan mempercepat petrtumbuhan jamur. Maka dari itu, lebih baik menyimpan bawang putih di tempat yang sejuk, gelap, dan berventilisasi baik dibanding menyimpan di lemari pendingin atau kulkas.

Pisang

Buah pisang merupakan sumber energi dan mineral. Karena pisang mengandung karbohidrat dan berbagai vitamin, seperti vitamin A, vitamin B dan vitamin B6.

Supaya pisang bisa matang sempurna dan tahan lama, simpanlah pisang di tempat yang bertemperatur sedang. Jika menyimpan pisang di dalam kulkas maka pisang akan semakin cepat matang dan berubah menjadi warna cokelat.

© 2018 Belajar dan Berbagi

Theme by Anders NorenUp ↑