Belajar dan Berbagi

Resep, Tips dan Peluang Usaha Sekitar Kita

Author: Arif Kurniawan

Tips Memilih kriteria kemasan makanan dari kertas

Memilih kriteria kemasan makanan dari kertas sangat penting dilakukan sebelum pemngemasan produk dilakukan. Karena kemasan berkaitan dengan strategi pemasaran, penentuan harga jual sebuah produk, dan juga kesehatan serta keamanan bagi produk.

Memproduksi produk yang ramah terhadap lingkungan, sangat dibutuhkan untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat. Salah satu produk yang sangat sering penggunaannya adalah kemasan makan dimana setiap hari kita menghasilkan sampah dari kemasan makanan.

Kriteria kemasan produk diantaranya terdiri dari bentuk, ukuran dan bahan kemasan yang akan dibuat. Mari Pelajari Berbagai Inovasi Cara Membuat Kemasan Makanan Dari Kertas. Dibawah ini merupakan beberapa faktor-faktor yang perlu diperhatikan.

Kriteria Kemasan Makanan Dari Kertas

1. Jenis Kertas Kemasan

kemasan makanan dari kertas

a. Kertas tahan minyak

Bahan dari jenis kertas ini digunakan untuk makanan dengan kadar lemak tinggi. Bahan dari kertas jenis ini mempunyai daya tahan yang tinggi terhadap minyak. Jenis kertas ini akan cocok untuk makanan yang mengandung minyak, kertas ini yaitu jenis kertas Grease Prof.

b. Kertas Kraft

Jenis kertas kraft banyak digunakan untuk kemasan makanan seperti keju atau makanan sejenisnya. Kertas Kraft terbuat dari bubur sulfat dan kayu kraft. Bahan jenis ini memiliki sifat yang lebih kuat dari kertas Glassine, sehingga bahan pangan yang dibungkus dengan kertas ini akan tetap kering.

c. Duplex

Bahan duplex akan gampang dibedakan dengan bahan lainnya, Jenis kertas Duplex memiliki satu sisi putih dan sisi yang lain berwarna lebih gelap. Kertas Duplex lebih umum dipakai sebagai alas buku jenis nota, dan khususnya untuk pembuatan box packaging karena harganya yang relatif murah.

d. Kertas Ivory

Kertas berbahan Ivory ini memiliki dua sisi berwarna putih dengan tekstur yang berbeda. Salah satu sisi bertekstur halus dan sisi satunya lagi sedikit lebih kesat seperti HVS. Bahan Kertas Ivory biasanya digunakan untuk Box makanan atau Packaging makanan karena cukup tebal dan kokoh.

Jenis Kertas ini lebih banyak peminatnya dikarenakan kesan” Eksklusif” nya. Kemasan makanan di restoran sekarang lebih banyak yang menggunakan Kertas Ivory sebagai bahan dasar Kemasan Makanan. Kertas Ivory selain aman untuk makanan  juga mempunyai kesan lebih eksklusif.

Ketahui dan Mari Coba Resep dari Contoh Makanan Awetan Dari Bahan Nabati.

2. Ukuran Dus Kemasan

Kemasan makanan dari kertas harus memiliki ukuran yang disesuaikan dengan ukuran produk yang akan dikemas. Hal itu dilakukan untuk efisiensi biaya dan membentuk dus yang proporsional. Ukuran yang umum digunakan diantaranya adalah sebagai berikut.

Ukuran Dus Kue

  • 14 x 14 x 4 cm
  • 18 x 10 x 5 cm
  • 20 x 10 x 5 cm
  • 30 x 10 x 4 cm
  • Untuk produk tertentu bisa disesuaikan

Ukuran Kotak Nasi

  • 14 x 14 x 7 cm
  • 16 x 16 x 7 cm
  • 18 x 18 x 7 cm
  • 20 x 20 x 7 cm
  • 22 x 22 x 7 cm
  • Untuk produk tertentu bisa disesuaikan

3. Jenis Finishing Kemasan

Untuk kemasan agar terlihat lebih menarik bisa menambahkan laminasi untuk dus/box kemasan. Jenis-jenis laminasi yamg ada antara lain yaitu:

Jenis Laminasi

1. Laminasi Glossy

Jenis laminasi ini yang menghasilkan cetakan berkilau, dikarena permukaannya memantulkan cahaya. Permukaan dari kertas yang telah dilaminasi glossy ini menghasilkan permukaan yang licin.

2. Laminasi Doff

Jenis laminasi doff merupakan kebalikan dari laminasi glossy, laminasi ini terlihat biasa tanpa kilau dan memberikan efek redup. Pemakaian dari laminasi doff bertujuan untuk melindungi hasil cetak agar gambar yang terdapat pada kemasan lebih tahan lama.

Cukup sekian yang dapat disampaikan terkait kriteria kemasan makanan dari kertas yang dapat disampaikan dalam tulisan ini. Semoga tulisan ini dapat menjadi referensi untuk belajar maupun sebagai acuan untuk keperluan usaha.

Ketahui..! Bahaya Sampah Dari Kemasan Makanan Plastik

Plastik merupakan salah satu bahan kemas yang sering digunakan oleh masyarakat untuk berbagai hal. Contoh penggunaan kemasan makanan plastik yang sering kita jumpai sehari-hari. Karena seringnya digunakan, plastik seolah-olah telah menjadi sebuah kebutuhan sehari-hari.

Plastik sebenarnya memiliki dampak yang buruk bagi lingkungan apabila sudah tidak digunakan lagi. Sampah plastik berdampak buruk bagi lingkungan karena sifat plastik yang memang susah diuraikan oleh tanah meskipun sudah tertimbun bertahun-tahun.

Plastik dapat terurai setidaknya setelah tertimbun selama 200 hingga 400 tahun. Bahkan sebuah hasil penelitian menyebutkan bahwa sampah plastik bisa terurai dalam waktu 1000 tahun lamanya. Banyaknya masyarakat yang tidak menyadari bahaya plastik menimbulkan dampak negative bagi lingkungan.

Terlalu sering menggunakan plastik akan mengakibatkan pencemaran sampah plastik. Mari Pastikan Menggunakan Kemasan Makanan Ramah Lingkungan sebagai mengemas produk.

Bahaya Kemasan Makanan Plastik Bagi lingkungan

kemasan makanan plastik

1. Mengakibatkan Banjir

Sampak dari kemasan plastik tak hanya berbahaya bagi kesehatan, tapi juga sangat berbahaya bila pembuangannya tidak pada tempat yang tepat. Saat sampah plastik ini menyebabkan penyumbatan saluran air serta tanggul banjirlah yang kemudian menjadi akibatnya. Saat hal tersebut terjadi pastinya bakal merugikan suatu lingkungan tempat tinggal tertentu.

2. Menurunkan Tingkat Kesuburan Tanah

Dampak sampah plastik juga buruk bagi tanah, ini dikarenakan sirkulasi udara di dalam tanah menjadi terhalang. Mawah tanah pun pergerakannya akan menjadi terhambat dan terganggu. Padahal tugas para makhluk tersebut adalah menyuburkan tanah.

3. Hewan Terjerat

Tidak hanya hewan yang hidup di dalam tanah, hewan yang berada di laut pun akan terganggu akibat sampah kantong plastik. Tumpukan plastik yang pembuangannya tak tepat akan mengakibatkan para hewan yang hidup di dalam air tersebut menderita. Besar kemungkinan bagi mereka untuk terjerat dalam timbunan plastik sangat besar, apalagi kalau para hewan tersebut sampai mengonsumsinya.

4. Meracuni Makhluk Hidup

Pada saat hewan memakan sampah kantong plastik baik hewan maka hewan tersebut akan mati. Sampah plastik setelah dimakan dan berada di dalam tubuh hewan tersebut pun tak akan bisa hancur. Karena plastik tersebut tidak dapat dicerna tubuh hewan tersebut, saat hewan mati dan jadi bangkai plastik itu tidak bisa hancur. Hal inilah yang kemudian bisa menjadi racun dan menyebar ke hewan maupun makhluk hidup lainnya.

5. Mencemari Air

Sampah plastik yang terbuang ke-air, maka air minum yang ada di lingkungan bisa diperburuk oleh kantong plastik yang mengurai. Bahan kimia dari plastik yang penuh racun, seperti Bisphenol A, Styrene Trimer, serta produk sampingan Polystyrene dapat mencemari air. Air yang tercemar akan berpengaruh pada lingkunhan, hewan dan juga memengaruhi kesehatan kita.

6. Memicu Polusi Udara

Selain mencemari lingkungan karena sampah plastik yang susah terurai, banyak orang memutuskan untuk membakar plastik agar tidak menumpuk. Namun hal lain yang ditimbulkan dari pembakaran ini prosesnya akan membuat atmosfer terkontaminasi. Sampah plastik yang melalui proses pembakaran akan melepaskan bahan kimia mengandung racun yang dari sisa pembakaran maupun asap yang dihasilkan.

Mari Kenali Berbagai Jenis Plastik dan Contohnya Dalam Kehidupan Sehari-hari,

Salah satu usaha untuk mengurangi penggunaan kemasan makanan plastik adalah dengan membangun kesadaran masyarakat, misalnya dengan menggalakkan kembali penggunaan tas-belanja. Dengan begitu akan dapat mengurangi penggunaan kantong plastik, dan perlengkapan makan sekali pakai.

Jangan membuang sampah plastik sembarangan, jangan juga di bakar atau di kubur, karena racun yang ada dalam sampah dapat mencemari lingkungan di sekitar kita. Untuk itu cintai lingkungan maka lingkungan juga akan mencintai kita.

Mari Coba Resep dari Contoh Makanan Awetan Dari Bahan Nabati

Bahan nabati atau yang berasal dari alam ini mempunyai sifat dan karakteristik yang beragam. Akan tetapi bahan dari nabati memiliki beberapa sifat yang sama, salah satunya yaitu bersifat mudah rusak. Untuk itu dilakukan pengolahan seperti contoh makanan awetan dari bahan nabati berikut yaitu dodol.

Bahan baku nabati yang telah dipanen secara fisiologis masih hidup. Proses berlangsung terus sampai terjadi pembusukan. Untuk memperlambat proses fisiologis dan juga meningkatkan nilai jual bahan dapat diolah. Salah satu contoh hasil pengolahan tersebut yaitu Dodol.

contoh makanan awetan dari bahan nabati

Dodol adalah makanan tradisional yang populer di beberapa daerah Indonesia. Olahan dodol berdasarkan bahan bakunya dibagi menjadi dua, yaitu dodol yang diolah dari buah-buahan dan dodol yang diolah dari tepung-tepungan. Tepung yang dapat diolah menjadi dodol antara lain tepung beras dan tepung ketan.

Dodol lebih sering dikenal dengan nama daerah asal seperti dodol garut, dodol kudus atau jenang kudus, gelamai Sumatra barat dan Kalimantan. Olahan dodol dari buah-buahan misalnya seperti dodol apel, dodol stroberi, dodol pepaya, dan sebagainya.

Dodol buah terbuat dari daging buah yang matang lalu dihancurkan. Setelah daging buah halus kemudian dimasak dengan penambahan gula dan bahan makanan lainnya atau tanpa penambahan makanan lainnya. Bahan-bahan yang ditambahkan harus sesuai takaran dan tidak boleh lebih dari aturan kesehatan yang telah ditentukan.

Dengan banyaknya peminat dodol dan juga banyak cara pembuatannya yang mudah, tidak ada salahnya untuk mencoba bisnis dodol. Pembuatan dodol bisa divariasi menggunakan bahan tambahan sesuai kreasi dan inovasi agar lebih menarik.  Mari Ketahui macam makanan awetan dari bahan nabati dan cara pengawetan.

Wilayah indonesia memiliki banyak varietas tumbuhan yang bagian-bagiannya dapat diolah menjadi bahan pangan, mulai dari daun, buah, batang, akar sampai dengan limbahnya. Dari bahan yang terswedia kita bisa berkreasi menggunakan salah satu bagian dari tumbuhan tersebut untuk dijadikan bahan tambahan dalam pembuatan dodol.

Sebagai salah satu contohnyanya kita bisa menggunakan dari sumber umbi akar seperti kentang. Kita gunakan kentang untuk bahan baku dalam pembuatan dodol untuk mendapatkan rasa yang istimewa dan juga mendapat gizi yang terkandung dalam kentang.

Resep Contoh Makanan Awetan Dari Bahan Nabati (Dodol Kentang)

Alat:

  1. TIMBANGAN
  2. WADAH PLASTIK
  3. PISAU
  4. KOMPOR
  5. WAJAN
  6. ALAT PARUT
  7. SARINGAN
  8. BLENDER
  9. MIXER
  10. CETAKAN
  11. PENGADUK

Bahan :

  1. KENTANG
  2. KELAPA
  3. TEPUNG TERIGU
  4. GULA
  5. GARAM

Cara Pembuatan

  1. Cuci kentang sampai bersih
  2. Masak kentang dengan dikukus sampai matang sempurna
  3. Setelah matang angkat kentang dan tunggu sampai agak dingin
  4. Kupas kulit kentang hingga bersih
  5. Kentang yang telah dikupas haluskan menggunakan blender
  6. Parut kelapa yang telah disiapkan
  7. Tambahkan air ke paritan kelapa kemudian disaring untuk mendapatkan santannya
  8. Buat adonan dengan 500 g Kentang Halus, 500 g gula pasir, dan 500 g Tepung terigu.
  9. Aduk adonan dengan mixer sampai merata sambil tambahkan sedikit garam.
  10. Siapkan wajan diatas kompor dengan api kecil.
  11. Masukkan adonan ke wajan, masak selama kurang lebih 1 jam, tandanya adonan seperti pasta dan tidak lengket di wajan.
  12. Setelah matang angkat adonan kemudian masukkanke cetakan sampai merata.
  13. Diamkan adonan dodol yang sudah matang selama 1 hari pada suhu ruangan.
  14. Potong dodol untuk dikemas.

Kenali Berbagai Jenis Plastik dan Contohnya Dalam Kehidupan Sehari-hari

Demikian itulah contoh proses pembuatan dodol berbahan kentang. Selain dodol contoh makanan awetan dari bahan nabati lainnya adalah Abon Jantung Pisang. Abon tidak harus terbuat dari daging, abon jantung pisang merupakan salah satu kreasi pengolahan bahan nabati menjadi makanan awetan.

Pelajari Fungsi dan Tujuan Kemasan Suatu Produk

Kemasan adalah suatu alat yang hampir semua orang menggunakannya, mulai dari mengemas makanan, minuman, barang dll. Selain itu kemasan merupakan desain kreatif yang mengaitkan bentuk, struktur, material, warna, citra, tipografi dan elemen-elemen desain dengan informasi produk. Artikel ini akan membahas tentang fungsi dan tujuan kemasan. Continue reading

Kenali Berbagai Jenis Plastik dan Contohnya Dalam Kehidupan Sehari-hari

Plastik merupakan polimer hidrokarbon yang memiliki banyak monomer. Bahan dari plastik merupakan material yang sangat berguna dalam kehidupan manusia. Produksi plastik sendiri pada saat ini masih menggunakan bahan dasar minyak bumi, berikut pembahasan jenis plastik dan contohnya.  Continue reading

© 2018 Belajar dan Berbagi

Theme by Anders NorenUp ↑