Belajar dan Berbagi

Resep, Tips dan Peluang Usaha Sekitar Kita

Month: August 2020

Inilah Nama Hewan Pemakan Rumput Cocok Dijadikan Ternak Yang Perlu Diketahui

Nama hewan pemakan rumput ini sering kita sebut herbivora, merupakan golongan hewan pemakan tumbuhan. Hewan ini bertahan hidup dengan memakan tumbuh-tumbuhan yang ada di lingkungan sekitar sebagai sumber tenaga utamanya. Kebanyakan semua hewan pemakan tumbuhan atau bisa disebut dengan herbivora, tidak memiliki gigi taring yang tajam. Karena memiliki gigi yang tidak terlalu tajam menyebabkan mencerna makanannya dengan mudah.

Hewan pemakan rumput termasuk hewan yang jinak dan mudah untuk dikendalikan, lain dengan hewan yang buas. Hewan herbivora sangat pandai untuk mencari makanan yang tersedia di alam bebas seperti di padang rumput, semak-semak dan hutan. Suapaya kita lebih memahami mengenai hewan pemakan rumput, kita harus tau terlebih dahulu tentang ciri-ciri hewan pemakan rumput.

Ciri hewan pemakan rumput

Ini memiliki ciri-ciri seperti, memiliki gigi graham yang lebar, kebanyakan hewan ini hidup di daratan, heawan pemakan tumbuhan tergolong mamalia, berdarah panas, dan termasuk kedalam perkembangan secara vivipar (beranak).

Setelah mengetahui pengertian dan ciri-ciri hewan pemakan rumput selanjutnya, kita akan membahas beberapa contoh hewan ternak pemakan tumbuhan. Berikut nama hewan pemakan rumput :

1. Kerbau

Kerbau

Hewan kerbau sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak dahulu, bahkan lebih dahulu populer dibandingkan dengan sapi. Daging kerbau memang memiliki nilai gizi yang baik, walaupun saat ini daging yang tersedia dipasaran lebih banyak daging sapi namun masih banyak yang menggunakan daging kerbau sebagai bahan dasar masakannya. Budidaya ternak kerbau masih banyak dilakukan di daerah-daerah baik perorangan maupun skala besar.

Budidaya ternak kerbau yang dilakukan oleh peternak kecil biasanya juga di sewakan untuk membajak sawah. Sedangkan untuk peternakan kerbau sekala besar sudah sangat jarang dan digantikan dengan ternak sapi, biasanya masih ada didaerah yang memiliki tanah kurang subur untuk pertanian seperti NTT dan NTB.

2. Domba

Domba

Banyak orang selalu kebingungan untuk membedakan antara domba dan kambing. Domba atau biri-biri memiliki rambut yang tebal dan dikenal sebagai hewan ternak untuk diambil rambutnya, dagingnya serta susunya. Saat ini, setidaknya ada 7 spesies domba di dunia yang tersebar dari Asia hingga Eropa. Layaknya hewan pemakan rumput yang lain, domba juga suka menyantap rerumputan, dedaunan dan jerami untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya setiap hari.

3. Kambing

Kambing

Hewan kambing juga merupakan hewan pemakan rumput lainnya, kambing mempunyai gigi geraham yang berfungsi untuk mengunyah rumput-rumputan dan dedaunan. Hewan kambing memiliki kaki empat yang sangat memungkinkan untuk berlari kencang sehingga bisa menghindar dari serangan binatang buas. Kambing sering dijadikan sebagai hewan ternak.

Hewan kambing bermanfaat penting dari mulai dagingnya samapai kotorannya pun, dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan manusia, terutama para petani. Kambing juga memiliki banyak manfaat yang manfaat utamanya untuk konsumsi karena mengandung banyak protein yang baik untuk tubuh manusia. Saat ini terdapat banyak jenis kambing salah satunya yaitu kambing etawa yang bisa menghasilkan susu. Susu kambing etawa mempunyai nilai gizi yang lebih tinggi dari susu sapi perah, sehingga sering dimanfaatkan sebagai barang konsumsi yang menyehatkan.

Untuk pakan yang bergizi jenis jenis rumput pakan kambing yang baik dan bergizi ini dapat menjadikan kambing yang berkualitas.

4. Sapi

Nama Hewan Pemakan Rumput

Hewan sapi adalah salah satu contoh yang sangat mudah dari hewan pemakan rumput lainnya. Sapi pada umumnya memakan rerumputan dan dedaunan. Hewan ini termasuk herbivora yang makanan utamanya tidak bergantung pada rumput. Rumput akan lebih mudah dicerna oleh sapi jika sudah diproses menggunakan mesin chopper rumput perajang rumput.

Sapi sering dimanfaatkan tenaganya untuk transportasi dan untuk membajak sawah. Zaman yang semakin canggih dan modern, kebanyakan sapi dijadikan binatang ternak. Bukan hanya pemanfaatan dagingnya yang mengandung kaya akan gizi. Namun sapi juga termasuk sumber protein hewani seperti susu sapi yang dimanfaatkan untuk memperbaiki nilai gizi pada manusia.

Bukan hanya tenaga, daging dan susunya yang bisa dimanfaatkan, tetapi kotoran sapi pun juga bisa bermanfaat untuk menyuburkan tanah dan dapat digunakan sebagai bahan bio gas.

Itulah nama nama hewan pemakan rumput yang cocok untuk jadi hewan ternak dan untuk kalian yang ingin belajar dan berbagi tips resep, tips dan peluang usaha di sekitak kita bisa kunjungi web wzcmumbai.

Tips Mudah Cara Memelihara Kambing Yang Baik Untuk Pemula

Cara memelihara kambing yang baik bagi pemula sendiri bisa dikatakan susah-susah gampang. Apabila salah dalam perawatan, maka kambing akan mudah sakit atau tidak bisa berkembang secara sempurna.

Pemeliharaan kambing di Indonesia sendiri masih dilakukan secara tradisional dan banyak orang yang hanya menjadikannya sebagai usaha sampingan saja.

Dan bagi kalian yang berencana untuk memelihara kambing di rumah, ada baiknya menyimak terlebih dahulu beberapa cara perawatan kambing berikut ini.

Cara Memelihara Kambing

1. Memberi Pakan dan Minum

Tidak hanya pakan, air minum yang diberikan pada kambing juga harus perlu diperhatikan. Harus dipastikan bahwa air minum yang kalian berikan dalam kondisi bersih sehingga tidak mengganggu kesehatan kambing.

Pada umumnya dalam satu hari, satu ekor kambing dewasa membutuhkan air minum sebanyak 1,5-2.5 liter. Jadi pastikan untuk memberikan takaran yang pas dan sesuai kebutuhan kambing.

Menyediakan tanaman di penggembalaan

Tanaman yang sangat cocok untuk pakan kambing yaitu :
– Rumput
– Gulma
– Tanaman merambat
– Daun kelor
– Lamtaro

Ada juga makanan kambing selain rumput yang tidak kalah sehat untuk pertumbuhan kambing, untuk mempermudah dalam memotong rumput bisa menggunakan mesin chopper rumput perajang rumput karena lebih efektif dan cepat dalam proses pemotongan rumput.

Dan menyediakan air bersih

Kambing harus mendapatkan air bersih setiap saat. Menggunakan tempat air yang berat karena kambing bisa membalikkannya. Periksa airnya minimal 2 kali sehari, dan lebih sering lagi ketika cuaca sedang ekstrem.

2. Memandikan Hewan

Selain memperhatikan pakan dan juga air minum kambing peliharaan kalian, cara merawat kambing yang benar yaitu dengan memandikan kambing secara rutin.

Tujuan memandikan kambing ini yaitu untuk meningkatkan kesehatan kambing dan juga menambah nilai jualnya. Perlu diingat, untuk memandikan kambing peliharaan kalian sebaiknya dilakukan sekurang-kurangnya 2 kali dalam setahun.

Dengan memandikan kambing peliharaan kalian secara rutin, kalian sudah bisa mengantisipasi kuman, parasit, dan juga jamur bersarang pada tubuhnya.

Kambing yang bersih akan terlihat lebih sehat dan juga segar, sehingga harga jualnya juga semakin tinggi.

3. Pengendalian Penyakit

Kambing merupakan salah satu hewan peliharaan yang mudah terserang penyakit. Beberapa jenis penyakit yang sering dijumpai pada hewan kambing seperti kembung, cacingan, pink eye dan masih banyak lagi.

Selain itu, kambing juga sering mengalami masalah keracunan makanan terutama untuk kambing yang di angon. Lalu bagaimana cara merawat kambing tersebut?

Untuk mengendalikan beberapa penyakit tersebut, penting sekali melakukan budidaya ternak kambing dengan baik dan tepat. Untuk menjaga kesehatan kambing peliharaan bisa dilakukan dengan beberapa cara di antaranya memberikan vaksin, memberi vitamin dan antibiotik dan lain sebagainya.

4. Pemeliharaan Kuku Kambing

Perawatan kambing selanjutnya yang tidak kalah penting yaitu dengan memotong kuku pada kambing kesayangan kalian. Umumnya, pemotongan kuku kambing ini dilakukan untuk jenis kambing yang sering dikandangkan.

Kambing yang dikandangkan memiliki pertumbuhan kuku yang lebih cepat dibandingkan yang diangonkan.

Perlu diketahui bahwa ada beberapa hal yang muncul akibat kuku kambing yang terlalu panjang.

Beberapa akibatnya yaitu kesulitan dalam berjalan, mudah patah dan menyebabkan infeksi dan luka dan lain sebagainya.

5. Lokasi Peternakan

Kambing merupakan salah satu jenis hewan peliharaan yang memerlukan lingkungan yang tenang dan nyaman. Suasana yang tenang tentunya akan membuat kambing nyaman sehingga meningkatkan nafsu makannya.

Untuk suasana yang tenang juga membuat kambing terhindar dari stress yang mana dapat mempengaruhi tingkat nafsu makannya.

Jika nafsu makan kambing peliharaan kalian bermasalah maka risiko untuk terkena penyakit juga semakin besar. Oleh karena itu kalian perlu mengusahakan untuk memilih lokasi peternakan yang mana jauh dari sumber-sumber kebisingan yang dapat mengganggu suasana kambing peliharaan kalian.

Seperti itula cara memelihara kambing yang baik, untuk belajar dan berbagi ilmu tentang peluang bisnis usaha disekitar kita bisa pelajari diartikel lainnya di wzcmumbai ini.

Budidaya Ikan Lele Kolam Terpal Mudah

Budidaya ikan lele tak harus dilakukan di kolam tanah. Ada cara efektif dalam mengembangbiakkan lele dengan cara mudah yakni menggunakan terpal.

 

Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang dijual dengan harga terjangkau.walaupun seperti itu lele memiliki kandungan gizi yang tinggi. Dalam 100 gr ikan lele memiliki kandungan 240 Kkal, 14,5 gram lemak, 8,5 gram karbohidrat, dan 17,5 gram protein.

 

Selain memiliki gizi yang tinggi, ikan lele juga mudah dibudidayakan di rumah. Berikut merupakan budidaya ikan lele kolam terpal yang bisa diikuti oleh pemula :

 

1. Siapkan Media Kolam

 

Budidaya ikan lele kolam terpal dapat dilakukan di rumah. Terpal menjadi media yang paling mudah didapatkan. Cara untuk menyiapkan terpal sebagai kolam ikan lele:

  1. Bersihkan kolam terpal dengan sabun dan bilas hingga bersih dan keringkan.
  2. Kemudian bentangkan terpal hingga berbentuk menyerupai kolam. Agar dapat berdiri dengan tegak, terpal juga bisa disanggah dengan besi atau buat kolam dengan susunan batako yang dilapisi terpal.
  3. Isi kolam terpal dengan air hingga setinggi 20-30 cm.
  4. Kemudian diamkan air di dalam terpal selama 7-10 hari untuk pembentukan lumut dan fitoplankton. Setelah dibiarkan hingga sekitas sepekan lebih, tambahkan air dengan ketinggian kurang lebih 80-90 cm
  5. Jika air sudah siap, tambahkan beberapa irisan daun pepaya dan singkong dengan tujuan untuk mengurangi bau air kolam.

 

Baca juga:

Budidaya Ikan Lele

2. Pilih Bibit Unggul

Dalam memilih bibit ikan lele tidak dibolehkan asal. Pilih bibit lele unggul yang sehat dan yang lebih besar. Bibit lele yang unggul biasanya memiliki gerakan yang lebih agresif dan gesit saat diberi makan dan memiliki warna sedikit lebih terang.

 

3. Penebaran Bibit

Sebelum mulai menebar bibit, pisahkan ikan lele ukuran besar dan kecil. Untuk menghindari ikan lele yang memakan sesama, karena ikan lele bersifat kanibal.

Dan yang perlu diperhatikan dalam cara budidaya ikan lele kolam terpal adalah jangan menebar bibit secara bersamaan. Hal Ini hanya akan membuat ikan stres dan menyebabkan kematian.

Alangkah lebih baiknya menggunakan ember dan memasukkan sedikit demi sedikit bibit lele yang berada dalam ember ke dalam kolam. Kemudian diamkan hingga 30 menit dan biarkan ikan lele keluar dan ember menuju kolam. Waktu yang baik untuk menebarkan bibit adalah pagi dan malam hari.

 

4. Pemeliharaan Ikan Lele

Dalam budidaya ikan lele, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni ; setelah ikan lele berumur kurang lebih 20 hari, lakukanlah penyortiran. Pisahkan lele yang besar dan yang kecil dalam kolam berbeda.

Kualitas air kolam yang bagus untuk lele memiliki warna hijau. Karena lele dapat bertahan hidup di air berlumpur. Air akan berwarna merah menandakan ikan sudah dewasa dan siap dipanen.

Pastikan tinggi kolam lele di bulan pertama adalah 20 cm, bulan kedua 40 cm dan bulan ketiga 80 cm karena keadaan kolam juga perlu jadi perhatian. Usahakan air kolam tidak terlalu dangkal.

Berilah Ikan lele pakan tiga kali sehari yakni jam 7 pagi, 5 sore, dan 10 malam. Jenis pakannya sentrat 781-1.

 

5. Panen Ikan Lele

Ikan lele dapat dipanen jika sudah berusia kurang lebih 90 hari dari masa tebar bibit. Dalam pengambilan ikan lele, pastikan dengan sarung tangan. Ataupun menggunakan jaring bahkan serokan besar.

 

Terimakasih sudah membaca artikel budidaya ikan lele kolam terpal, selamat mencoba!

 

Baca juga :

Mesin giling sekam menjadi bekatul untuk pakan ternak

Cara Mengolah Sekam Padi jadi Dedak Halus

Artikel berikut mengenai cara mengolah sekam padi jadi dedak halus dan Perbedaan Sekam, Dedak dan Bekatul!

Pada umumnya pakan ternak ayam menggunakan dedak hasil penggilingan padi. Namun karena terkadang adanya keterbatasan antara produksi dedak dan kebutuhan pakan ternak, oleh karena itu dibutuhkan alternatif pengganti dedak yatitu sekam padi yang dipilih sebagai alternatif dedak.

Selain ayam, ternak sapi pun bisa diberi salah satu tambahan konsentrat sebagai pengkonsumsi tepung sekam, selain itu tepung sekam sangat bagus diberikan untuk peternak itik. Dan tentunya hal ini menjadi alternatif yang bagus juga murah.

 

Cara Mengolah Sekam Padi Jadi Dedak Halus

Sudah saatnya peternak mandiri dapat membuat pakan sendiri. Dibawah ini merupakan cara mengolah sekam padi jadi dedak halus dengan mesin penggiling sekam yang akan memudahkan pelaku bisnis peternakan untuk membuat pakan bekatul atau dedak dari sekam sendiri.

Sebenarnya kerja mesin giling sekam simpel. Langkah-langkah yang harus di siapkan yakni :

  1. Sekam padi yang sudah disiapkan dalam karung,
  2. Nyalakan mesin penggiling sekam dan masukkan sekam padi perlahan-lahan ke torong pemasukkan. (Atur lubang pemasukkan perlahan-lahan agar tidak mengumpul jadi satu.)
  3. Jika sudah dimasukkan ke gilingan, sekam akan tergiling dengan pisau giling serta beradu dengan saringan. Karena itu outputnya berbentuk dedak dan sekam yang halus.
  4. Mesin penggerak menggunakan motor disel yang harapannya mempunyai daya yang kuat untuk merusak sekam.
  5. Siapkan wadah dapat berupa karung sebagai hasil dari penggilingan.

 

Perbedaan Sekam, Dedak dan Bekatul

Padi merupakan tanaman pangan yang sangat banyak dibudidayakan di Indonesia. Tanaman padi dibudidayakan menjadi penghasil beras dan dijadikan bahan pangan yang sangat banyak dikonsumsi. Namun nyatanya pemrosesan padi menjadi beras membuahkan sampah bekas berbentuk sekam. Semakin banyak produksi beras maka semakin banyak juga sampah sekam yang dibuat.

Sekam padi hasil pemrosesan dapat menjadi sampah yang menumpuk apabila tidak digunakan, walaupun sebenarnya keberadaannya begitu melimpah. Diperlukannya pengembangan dari pemakaian sekam padi ini agar menjadi produk atau bahan yang lebih berguna.

Saat gabah digiling akan membuahkan beras menjadi produk utama, dan sekam yang disebut kulitnya menjadi produk sampingannya. Ketika sekam digiling kembali untuk dihaluskan maka akan menghasilkan bekatul serta dedak, hasil penggilingan yang kasar dinamakan dedak, sedangkan yang lebih halus disebut bekatul.

Gabah padi memiliki 3 susunan kulit yang membungkus beras. Yakni

  1. Bagian yang sangat luar memiliki bentuk keras serta tajam, disebut sekam.
  2. Pada susunan pembungkus yang ke-2 merupakan dedak.
  3. Sedangkan yang paling akhir merupakan bekatul.

Jadi ketika proses penggilingan ketiganya akan dipisahkan satu-satu, hingga ketiganya menjadi produk yang berlainan. Antara bekatul dan dedak terdapat ketidaksamaan pada tekstur yaitu dedak lebih kasar sedangkan bekatul lebih halus, oleh karena itu harga bekatul lebih mahal dari pada dedak.

Pada umumnya karena sekam sangat keras dan tajam, sekam tidak bisa dijadikan menjadi pakan ternak, dan hanya dijadikan menjadi alas lantai kandang. Sedangkan dedak walaupun teksturnya kasar, namun masih dapat dijadikan pakan untuk hewan ternak, baik unggas, sapi, serta kambing.

Sedangkan bekatul, nyatanya memiliki kandungan gizi yang baik untuk perkembangan hewan ternak. Bahkan juga terdapat dari beberapa peternak, yang menyampaikan bahwa hewan ternak yang diberi pakan bakatul memiliki nafsu makan yang lebih lahap, jika dibandingkan dengan dedak.

Demikianlah artikel mengenai cara mengolah sekam padi jadi dedak halus dan Perbedaan Sekam, Dedak dan Bekatul

Cara Mengolah Sampah Menjadi Pupuk Super Serbaguna

Saat ini sampah dipandang sebagai salah satu penyebab masalah atau bencana di Indonesia . Banyak masalah yang disebabkan oleh sampah . Semua itu terjadi karena kurangnya kesadaran dari manusia dalam pentingnya peduli dalam pengolahan sampah . Padahal jika dimanfaatkan dengan baik sampah ini memiliki banyak manfaat lain, dan salah satu cara pemanfaatanya dengan cara mengolah sampah menjadi pupuk.

Dengan mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos maka akan menghasilkan banyak manfaat,salah satunya yakni membuat tumbuhan atau tanah kita menjadi lebih subur,dan masih banyak manfaat lainya.

 

Cara Mengolah Sampah Menjadi Pupuk Super Serbaguna

 

Oleh karena itu pada artikel kali ini akan berisi pemanfaatan sampah dengan cara cara mengolah sampah menjadi pupuk. Semoga ilmu yang akan dibagikan dibawah ini bisa diterapkan atau dimanfaatkan dengan baik oleh kita semua.

Sebelum masuk ke cara mengolah sampah menjadi pupuk . Mari kita ketahui terlebih dahulu apa itu sampah organik dan pupuk kompos. Anda juga dapat mengecek artikel berikut cara mengolah sampah organik untuk menambah referensi anda dalam pengolahan sampah yang baik dan benar.

Pengertian Sampah Organik

 

Sampah organik adalah bahan bahan yang sudah dibuang dan sudah tidak terpakai yang berasal dari hasil produk berbahan dasar hayati yang mudah terdegradasi oleh mikroorganisme . Proses degradasi oleh mikroorganisme berlangsung secara alami.Sampah Organik dapat dimanfaatkan kembali dengan dijadikan pupuk kompos yang berguna menyuburkan tanaman.

 

Pengertian Pupuk Kompos

 

Pupuk adalah bahan yang dibutuhkan oleh tanaman baik diperkebunan atau pertanian untuk menyuburkan tanah. Bertujuan agar tanaman menjadi lebih subur dan tidak layu karena unsur hara yang tercukupi.

Kompos merupakan pupuk yang terbuat dari sisa hewan yang sudah mati baik hewan atau tumbuhan yang sudah dibusukkan oleh organisme pengurai atau dekomposer. Organisme pengurai dapat berupa mikroorganisme ataupun makroorganisme.

 

Kandungan Pupuk Kompos

 

Pupuk Kompos memiliki banyak kandungan  yakni unsur hara MAKRO ( N, P, k, Ca, Mg, S ) dan hara MIKRO ( Fe, Cu, Mn, Mo, Zn, Cl, B ).  Namun jika di bandingkan dengan pupuk kimia buatan, kandungan haranya lebih rendah, sehingga diperlukan pupuk kompos yang banyak dalam pengaplikasiannya.

Dan juga pada kompos terdapat  kandungan senyawa asam humat dan asam fulfat yang bermanfaat  untuk memicu pertumbuhan tanaman.

 

Cara Mengolah Sampah menjadi Pupuk kompos

  1. Pertama, persiapkan bahan bahan dari sampah organic seperti sampah dedaunan, sisa hasil pertanian, sampah sisa hasil rumah tangga,kotoran hewan,dll.
  2. Selanjutnya, Cacah cacah sampah organik menjadi bagian yang kecil – kecil,Supaya lebih mudah dan menghemat waktu dan tenaga pencacahan sampah dapat menggunakan alat atau mesin pencacah kompos.
  3. Jika sudah diubah menjadi potongan yang kecil kecil, selanjutnya campurkan potongan sampah tersebut dengan kotoran hewan bisa kotoran kambing atau sapi dengan perbandigannya 3:1 oke.
  4. Jika sudah Tambahkan setengah gelas atau sesuai bahan sampah tadi dengan larutan gula. Larutan gula ini bisa dibuat dari air dan gula pasir.
  5. Selanjutnya tambahkan kembali bahan pupuk dengan takaran 10 ml bakteri EM4. Aduk aduk sampai lembab atau basah.
  6. Untuk penutup, masukkan bahan pupuk kedalam wadah seperti bak atau plastik berukuran besar kemudian ditutup dengan rapat.

Pupuk kompos akan bisa digunakan untuk tumbuhan setelah difermentasi selama 2 – 3 bulan, dan setiap 2 minggu bahan pupuk dibolak balik supaya prosesnya lebih cepat . Beri air sedikit agar kelembapan bahan pupuk dapat terjaga dengan baik.

Demikian dari artikel kali ini,semoga informasi diatas dapat anda terapkan dengan baik dengan harapan dapat memberikan manfaat kembali ke kita.

Terimakasih telah membaca artikel ini.

Cara Membuat Kompos dari Daun yang Ramah Lingkungan

Daun daun yang biasa kita lihat berserakan dijalan siapa sangka bisa menghasilkan pendapatan lebih jika kita mampu mengolahnya dengan baik.Misalnya dengan cara membuat kompos dari daun,kompos hasil pengolahan daun tersebut selain dapat menyuburkan tanah kita juga dapat memberikan pendapatan lebih jika kompos daun diperjual belikan.

 

Cara Membuat Kompos dari Daun Ramah Lingkungan

 

Maka dari itu pada artikel kali ini akan berisi cara membuat kompos dari daun ramah lingkungan yang dapat kalian coba dirumah .Sebelum itu,mari kita pahami terlebih dahulu tentang kompos dan kandunganya.

Kalian juga dapat melihat referensi lain tentang pengolahan pupuk kompos pada artikel cara pembuatan kompos ini.

 

Pengertian Kompos

 

Kompos adalah pupuk yang dihasilkan atau dibuat dari sisa-sisa mahluk hidup yang sudah mati baik hewan atau tumbuhan yang dibusukkan oleh organisme pengurai. Organisme pengurai  berupa mikroorganisme ataupun makroorganisme.

 

Kandungan Kompos

 

Kompos memiliki banyak kandungan  yakni unsur hara MAKRO ( N, P, k, Ca, Mg, S ) dan hara MIKRO ( Fe, Cu, Mn, Mo, Zn, Cl, B ).  Namun jika di bandingkan dengan pupuk kimia buatan, kandungan haranya lebih rendah, sehingga diperlukan pupuk kompos yang banyak dalam pengaplikasiannya.

 

Cara Membuat Kompos dari Daun

 

  • Pertama tama menyiapkan bahan utama, yaitu ada dua jenis daun.Jenis daun yang harus disiapkan yakni daun basah dan kering, untuk daun basah yang harus disiapkan bisa jenis daun apapun.
  • Pastikan jenis daun basah merupakan jenis daun segar yang sudah tua namun belum kuning.
  • Selain daun basah, kalian juga harus menyiapkan daun kering, untuk daun kering bisa kalian dapatkan dari berbagai tempat, pastikan jenis daun yang kalian kumpulkan merupakan daun bersih.
  • Untuk perbandinga antara daun basah dan daun kering ialah 1 : 3 .
  • Jika semua sudah terkumpul,lalu masukkan ke dalam ember dan cincang daun, usahakan sampai daun menjadi cacahan kecil- kecil, untuk mempermudahnya bisa dengan menggunakan mesin pencacah kompos.
  • Siapkan tanah gembur atau humus yang akan digunakan sebagai pelapis nantinya.
  • Taruh sedikit tanah yang bertujuan sebagai pelapis bagian tanah pada media pengomposan terlebih dahulu.
  • Setelah itu masukkan daun yang sudah dicincang dan lapisi atas daun dengan sedikit tanah.
  • Lalu ulangi tahapan tahapan tersebut sampai daun yang sebelumnya dikumpulkan habis menjadi tidak bersisa.
  • Selanjutnya Padatkan daun dan tanah menggunakan sekop dan siramkan cairan EM4 yang sudah dilarutkan dengan air.
  • Langkah selanjutnya yaitu tutup bagian atas menggunakan plastik ataupun terpal dan tutup menggunakan penutup media dengan rapat lalu biarkan selama 6 minggu.
  • Jaga kelembaban suhu dan sirkulais udara pada proses pengomposan selama 6 minggu.
  • Oleh karena itu harus dilakukan penyemprotan sedikit air setidaknya seminggu sekali dan mengaduk kompos menggunakan cangkul ataupun sekop.
  • Diaduk secara merata bertujuan untuk meratakan proses dari pengomposan.
  • Selesai

 

Nilai Ekonomis Dari Mengolah Sampah Dedaunan

  • Penjualan hasil pengolahan daun seperti pupuk kompos dapat dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan baru bagi masyarakat.
  • Dapat dikerjakan oleh anak-anak hingga dewasa.
  • Dapat mencegah pemcemaran lingkungan.
  • Menghasilkan untung murni karena bahan daun tidak perlu membeli.
  • Dapat meningkatkan ekonomi masyarakat
  • Menciptakan lapangan kerja baru.

 

Demikian dari artikel ini. Dengan artikel ini semoga kita menjadi lebih peduli dengan sampah dedaunan serta tidak selalu memandang buruk sampah dan juga bisa memanfaatkan potensi dari sampah dedaunan tersebut sehingga dapat memberikan manfaat kembali ke kita semua.

Terimakasih telah membaca artikel ini.

Resep Bumbu Dadar Jagung

Dadar jagung, gorengan yang satu ini cukup populer dengan rasanya yang sangat. Kebanyakan resep dadar jagung yang kita gunakan atau yang sekedar kita kenal hanya menggunakan bahan-bahan dadar jagung biasa tanpa tambahan seperti bumbu masak. Nah, kali ini kita akan membahas resep dadar jagung yang lain, yaitu resep dadar jagung mengunakan bumbu dadar jagung. Yuk, disimak cara pembuatan nya!

Resep Bumbu Dadar Jagung

Bahan-bahan Bumbu Dadar Jagung:

  • 100 gram bawang merah
  • 50 gram bawang putih
  • jahe
  • lengkuas
  • kunyit
  • 5 butir kemiri
  • 1 sendok teh merica
  • 1 sendok the ketumbar
  • 1 sendok makan garam
  • 1/2 sdt gula pasir
  • Minyak goreng secukupnya

Resep Bumbu Dadar Jagung:

  1. Siapkan Semua Bahan
  2. Haluskan merica, ketumbar, dan kemiri secara terpisah. Masukkan ke dalam blender bersama semua bahan bumbu lainnya selain minyak goreng. Blender sampai halus dan tambahkan air secukupnya selagi bumbu sedang dihaluskan.
  3. Tuang ke wajan, panaskan sambil diaduk-aduk hingga air habis menguap.
  4. Panaskan minyak di wajan lain, lalu masukkan bumbu yang airnya sudah dihabiskan tadi. Masukkan garam dan gula pasir. Goreng hingga wangi. Tes rasanya dan sisihkan.

Resep Dadar Jagung dengan Bumbu Dadar Jagung

Bahan-bahan Dadar Jagung:

  • Bumbu dasar kuning
  • 90 g tepung jagung
  • 60 g tepung terigu serbaguna
  • ¼ sendok teh baking powder
  • ½ sendok teh garam
  • 1 sendok teh ketumbar tumbuk
  • ½ sendok teh jinten tumbuk
  • 1 butir telur
  • Tetesan air jeruk lemon
  • 350 g biji jagung yang telah digiling
  • 4 helai daun bawang
  • 3 sendok makan seledri cincang
  • 1 mangkuk kecil sambal manis
  • 100 ml minyak untuk menggoreng
  • 120 ml air

Resep Dadar Jagung dengan Bumbu Dadar Jagung:

1. Ayak Tepung Jagung, Tepung Terigu, Baking Powder, Bumbu dadar jagung, Garam, Ketumbar dan Jinten Tumbuk ke Dalam Mangkuk Besar atau Baskom

Untuk melakukannya, tempatkan bahan dalam saringan di atas mangkuk, kemudian dengan perlahan jalankan sendok pada dasar saringan, atau gerakkan saringan dengan perlahan ke arah depan-belakang atau kanan-kiri untuk menyaring bahan ke mangkuk.

2. Tambahkan Telur

Pecahkan telur ke dalam campuran bahan kering dan kocok bersama-sama agar tercampur.

3. Tambahkan Beberapa Tetes Air Perasan Lemon dan Air

Cukup peras seiris lemon ke dalam campuran kemudian tuangkan air. Jika campuran masih terlalu kental, Anda bisa menambahkan lebih banyak air untuk mengencerkan-nya.

4. Tambahkan Jagung yang Sudah Digiling, Daun Bawang dan Seledri Cincang ke Dalam Adonan

Ini adalah bahan terakhir yang Anda butuhkan untuk membuat adonan dadar jagung.

5. Aduk Rata

Gunakan whisker untuk mencampur bahan secara merata. Hasilnya tidak boleh terlalu kental, tetapi harus sedikit agak encer. Anda bisa menambahkan sedikit lebih banyak air jika adonan tampak terlalu tebal dan menggumpal.

6. Panaskan Minyak

Masukkan minyak kedalam wajan. Panaskan minyak di atas api sedang dengan panas tinggi. Biarkan setidaknya satu menit agar panas sempurna.

7. Goreng Adonan

Ketika minyak sudah panas, masukkan 2 sendok makan adonan untuk membuat satu dadar jagung dan ratakan dengan punggung sendok. Hal ini akan menghasilkan dadar jagung dengan bentuk seperti pancake. Hati-hati dengan cipratan minyak saat Anda sedang memasukkan adonan ke wajan.

8. Goreng Dadar Jagung Selama Sekitar 2-3 Menit pada Satu Sisinya Sebelum Dibalik

Goreng sampai kedua sisinya berwarna cokelat keemasan.

9. Tiriskan Dadar Jagung

Setelah dadar jagung matang, gunakan sendok berlubang untuk mengangkatnya dari wajan, dan tiriskan minyak berlebih dengan menempatkan dadar jagung di atas tisu makan.

10. Sajikan

Sajikan dadar jagung dengan saus sambal dan hias dengan daun seledri atau peterseli.

 

Demikian pembahasan kita tentang resep bumbu dadar jagung dan resep dadar jagung menggunakan bumbu dadar jagung. Semoga, artikel ini bermanfaat bagi para pembaca dan mudah diaplikasikan.

Cara Mengolah Sampah Organik di Rumah Bisa Dibuat bersama Keluarga

Sebenarnya masih banyak hal yang dapat kita lalukan kepada sampah selain hanya membuangnya ditempat sampah saja.Sampah tersebut masih dapat dimanfaatkan kembali menjadi berbagai hal yang bermanfaat seperti digunakan kembali,diolah menjadi kerajinan,pupuk kompos,dan masih banyak lagi. Oleh karena itu artikel kali ini akan berisi tentang cara mengolah sampah organik di rumah.

 

Cara Mengolah Sampah Organik di Rumah Bisa Dilakukan Bersama Keluarga

 

Pengolahan sampah bisa dimulai dari rumah kita masing masing dengan sampah rumah tangga.Ada banyak hal yang dapat diolah dari sampah rumah tangga,karena itu pada artikel kali ini akan membagikan beberapa contoh cara mengolah sampah organik dirumah.

Anda juga dapat cek artikel berikut cara mengolah sampah untuk lebih memahami tentang arti,manfaat,dan referensi pengolahan sampah lain dari upaya pengolahan sampah .

 

Mengolah Sampah Organik Bambu Menjadi Gelas Cantik

 

Siapa sangka bambu panjang dekat rumah dapat diolah lagi menjadi kerajinan gelas yang cantik,berikut langkah – langkah pengolahan sampah organik (bambu tua) menjadi gelas cantik :

  1. Siapkan bambu tua ,lalu keringkan dengan sinar matahari selama beberapa hari.
  2. Selanjutnya ambil bambu yang sudah dijemur dan pastikan bahwa bambu tersebut tidakmengempes karena faktor bambu terlalu muda.
  3. Kemudian mengambil bagian bawah dari bambu pada bagian cincin pemisah bambu.
  4. Selanjutnya memotong bambu sesuai dari ukuran gelas yang diinginkan. Jadi ukur tingginya terlebih dahulu, baru kemudian potong.
  5. Selanjutnya amplas pada luar bambu agar lebih halus dan dapat dicat nantinya.
  6. Jika dirasa sudah halus, selanjutnya bisa menghias bambu tersebut dengan ukiran yang kamu inginkan.
    Penghiasan bisa dilakukan dengan cat atau bahan penghias lainya.
  7. kalian juga dapat menambahkan aksesoris lain seperti mata, hidung, hingga alis di bagian tengah gelas supaya menjadi lebih lucu dan keren.
  8. Selanjutnya haluskan bagian dalam nya juga agar lebih indah.
  9. Jika gelas sudah siap, anda bisa menggunakan nya sebagai hiasan di rumah atau anda bisa menjualnya dan juga gelas dari bambu ini juga bisa kamu gunakan sebagai tempat minum kamu sendiri.

 

 

Cara Mengolah Sampah Organik di Rumah Menjadi Pupuk Kompos

 

Selanjutnya untuk pengolahan sampah organik yakni diolah menjadi pupuk kompos..Pupuk kompos ini sangat bermanfaat untuk menyuburkan tanah dan menjaga kualitas tumbuhan kita.Berikut cara mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos :

  1. Siapkan sampah organik atau limbah rumah tangga yang akan diolah menjadi pupuk kompos.
  2. Menyiapkan wadah lengkap dilengkapi dengan penutup untuk tempat pembuatan kompos. Kegunaan dari penutup ini supaya pupuk tidak terkontaminasi.
  3. Kemudian memasukkan tanah yang sudah dipersiapkan tadi secukupnya ke dalam wadah yang sudah diisi dengan sampah organik sebelumnya.
  4. Lakukan penyiraman pada permukaan tanah tersebut dengan air secukupnya.
  5. Selanjutnya sampah organik yang sudah dipersiapkan tadi di cacah menjadi potongan kecil, proses pencacahan akan lebih mudah dengan menggunakan mesin pencacah kompos . Baru lalu dimasukan ke dalam wadah.
  6. Sampah disimpan secara merata dan untuk ketebalan sampah dibuat setara dengan ketebalan dari tanah.
  7. Kemudian masukkan kembali tanah ke dalam wadah sebagai penutup sampah.
  8. Tutup wadah rapat – rapat dan angin-amgimkan selama sekitar tiga minggu.
  9. Setelah itu pupuk kompos sudah dapat digunakan.

 

Demikian dari artikel kali ini,diatas sudah ditunjukan contoh dari pengolahan sampah organik menjadi barang yang bermanfaat kembali.Semoga dengan artikel diatas kita semua menjadi lebih sadar dengan pengolahan sampah dan semoga contoh diatas dapat diterapkan dirumah anda masing masing dengan harapan dapat menghasilkan manfaat kembali ke kita semua.

Terima kasih telah membaca artikel ini.

 

Cara Membuat Pupuk Kompos Sederhana Bermanfaat!!!

Di kondisi saat ini menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh sangatlah penting,supaya tubuh kita tidak mudah terkena penyakit yang tidak kita inginkan.Maka dari itu kita perlu melakukan berbagai upaya untuk menjaga kesehatan tubuh kita,dengan salah satunya memakan sayuran dan buah buahan yang bergizi.Kualitas gizi sayuran dan buah ditentukan dari baik tidaknya kondisi penanaman dan pengembangbiakannya.Ada banyak upaya untuk meningkatkan atau menjaga kualitas dari tanaman tersebut salah satunya dengan cara membuat pupuk kompos sederhana untuk tumbuhan.

Maka dari itu pada artikel kali ini akan berisi tentang cara membuat pupuk kompos sederhana yang bisa diterapkan ditempat anda.Sebelum ke cara pembuatanya,mari kita ketahui pengertian dari pupuk kompos terlebih dahulu,

Selain ini kalian juga dapat mengetahui lebih banyak tentang jenis dan pengolahan pupuk kompos  salah satunya pada artikel berikut cara membuat kompos vermikompos .

 

Cara Membuat Pupuk Kompos Sederhana Bermanfaat

 

Pengertian Pupuk Kompos

 

Pupuk merupakan bahan yang sangat dibutuhkan oleh tanaman pada perkebunan atau pertanian untuk menyuburkan tanah . Dengan tanah yang subur maka tanaman akan menjadi lebih subur juga dan tidak mudah layu karena unsur haranya tercukupi.

Kompos merupakan pupuk hasil dari sisa-sisa mahluk hidup yang sudah mati seperti hewan atau tumbuhan yang dibusukkan oleh organisme pengurai.

Sedangkan pengomposan berarti proses bahan organik yang mengalami penguraian dengan dibantu oleh bakteri  atau dekomposer sebagai sumber energinya.

 

Kandungan Pupuk Kompos

 

Jika dilihat pupuk kompos memiliki banyak sekali kandungan yang baik bagi tanah dan tumbuhan yakni unsur hara MAKRO yang terdiri atas, N, P, k, Ca, Mg, S  dan hara MIKRO yang terdiri atas Fe, Cu, Mn, Mo, Zn, Cl, B .  Tapi jika di bandingkan dengan pupuk jenis kimia buatan, kandungan haranya lebih rendah, sehingga dalam pengaplikasianya membutuhkan pupuk kompos yang banyak .

Selain itu,pupuk kompos dapat membuat tanah anda menjadi lebih subur lagi dan pada pupuk kompos terdapat  kandungan senyawa organiknya asam humat dan asam fulfat yang bermanfaat  sebagai pemicu pertumbuhan tumbuhan anda.

 

Prosedur Cara Membuat Pupuk Kompos Sederhana

Setelah mengetahui pengertian,kandungan serta kelebihan dan kekurangan pupuk kompos.Selanjutnya kita akan mempelajari tentang cara membuat pupuk kompos,mulai dari bahannya , prosedur atau proses pembuatanya dan juga Faktor factor yang mempengaruhi keberhasilan pembuatan pupuk kompos.

Berikut Bahan Bahan untuk Membuat Pupuk Kompos

Sebelum ke cara membuat pupuk kompos mari kita ketahui terlebih dulu Bahan bahan yang dapat digunakan untuk membuat pupuk kompos,sebagai berikut:

  • sisa makanan mulai seperti sayur-sayuran hingga daging busuk
  • Kertas bekas atau tisu yang tidak terpakai lagi
  • Daun dan rumput
  • kayu
  • Bumbu dapur kadaluarsa
  • Bulu hewan
  • Potongan rambut makhluk hidup
  • kotoran hewan

Langkah Cara Membuat Pupuk Kompos Sederhana

  1. Siapkan sampah yang akan diolah menjadi pupuk kompos.
  2. Pisahkan sampah organik (sisa makanan/dedaunan) dengan sampah plastik. Hanya Sampah organik yang digunakan sebagai pupuk kompos.
  3. Menyediakan wadah bisa berupa ember atau wadah lainya dengan ukuran yang besar untuk tempat membuat pupuk kompos. Wadah juga harus dilengkapi dengan penutup supaya pupuk tidak terkontaminasi.
  4. Masukkan tanah secukupnya ke dalam wadah yang sebelumnya telah berisi dengan sampah organik.
  5. Siram permukaan tanah tersebut dengan air secukupnya.
  6. Sampah Organik yang sudah disiapkan tadi di cacah sampai menjadi potongan potongan,akan lebih mudah jika menggunakan Mesin Pencacah Kompos ,lalu dimasukan ke dalam wadah.
  7. Pastikan sampah disimpan secara merata. Sebisa mungkin ketebalan sampah setara dengan ketebalan tanah
  8. Masukkan lagi tanah ke dalam wadah. Kali ini tanah berperan sebagai penutup sampah.
  9. Tutup wadah dengan rapat dan biarkan sekitar tiga minggu.
  10. Setelah itu pupuk kompos sudah dapat digunakan.

 

Demikian dari artikel kali ini,semoga informasi diatas dapat anda terapkan dengan baik dengan harapan dapat memberikan manfaat kembali ke kita.

Terimakasih telah membaca artikel ini.

© 2020 Belajar dan Berbagi

Theme by Anders NorenUp ↑